I Don't Understand

I Don't Understand

  • WpView
    LECTURAS 111,161
  • WpVote
    Votos 7,956
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadConcluida jue, dic 27, 2018
"Lo harus jadi cewek gue!" Degh.. Prilly terkejut bukan main. Bukankah ini pertemuan ketiga mereka? Kenapa Ali sangat mudah berbicara seperti itu?. "Maksudnya?" "Lola ternyata! lo harus jadi pacar gue. Mulai detik ini, menit ini, jam ini dan hari ini, lo resmi jadi cewek gue" "Tap.." "Gue gak terima penolakan!"cela Ali dengan senyum penuh kemenangan. "Lo nembak atau maksa gue sih?" Prilly menatap Ali kesal, bukankan Playboy biasanya menembak gadis dengan rayuan recehnya? Atau romantis yang di buat-buat. Tapi kenapa Ali menembaknya seperti pemaksaan?. "Kenapa? Lo gak terima? Banyak loh yang antri jadi pacar gue, masa lo mau nolak Most Wanted di sekolah ini?" Hey, seharusnya prilly senang. Ini jalan yang mudah untuk menaklukan Ali dan menjalani Misi dari Malik, tapi Prilly ragu jika sifat Ali keras kepala seperti ini. * * Damaniel malik. Sosok misterius namun ialah pemilik hati seorang gadis yang bernama Prilly Latuconsina, hadir sebagai sutradara di balik kisah cinta dua insan ini. Seolah ia yang menentukan dan mengatur segala sesuatu yg terjadi. Prilly yang memang mencintai Malik kini harus berusaha keras meluluhkan hati pria bad boy di sekolahnya (Aliando Syarief), hingga saat ia bertemu dengan pria yang kekasihnya maksud, kini mampu membuat prilly berada di titik yang di sebut dengan, Dilema.
Todos los derechos reservados
#313
aliprilly
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bintang Dilangit Senja
  • You Broke My Heart*editing*
  • My Naughty Girl
  • Stay (Away)
  • Fragile
  • Sahabat Jadi Cinta
  • Cewek Tomboy Is Perfect
  • Malaikat Terindah
  • PLAYBOY | TAMAT [✔]
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)

"kita lempar yaa.. Satu.... Dua.... Tiga...!" Prilly melemparkan botol berisi kertas yang bertuliskan impiannya dimasa depan ke pantai. Aliando memandang Prily, memegang kedua tangannya. Kini dua bola mata mereka saling bertatapan. Dia mau nembak gue, yay!! batin Prily. Jantungnya berdebar kencang, kakinya mulai lemas. Tidak pernah Prily alami hal seperti ini. Prily yang dulu membencinya, kini mulai merasakan hal yang tidak pernah dirasakan sebelumnya. Cinta. Dia mulai menyadari perasaan itu. "Prill.!!" panggilnya. "Iya.." jawab Prily dengan rona mata penuh harap. "Maaf, aku harus pergi." Ali menundukkan wajahnya. Senyum bahagia Prily berubah dengan seketika, dadanya terasa sesak. "Hari ini hari terakhir kita ketemu." Lalu Ali memeluk Prily dengan erat, seolah olah ini begitu berat. "Tapi kenapa?" kata Prily lirih tanpa membalas pelukan Ali. Ali melepas pelukannya dan berlalu pergi. Prily masih diam ditempat memandang kepergian Ali. ...

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido