My dad, my hero?

My dad, my hero?

  • WpView
    Lectures 277
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., févr. 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
-Syahsa Arizma Putri Anak kedua dari 2 bersaudara, mempunyai kakak yang bernama Reza Arsya Putra. Hidup di keluarga yang cukup kaya tidak membuat hari-hari Syasha bahagia. Mama yang sibuk bekerja, lebih mementingkan uang daripada anak-anaknya. Papa yang entah dimana keberadaan nya, yang membuat Syahsa ingin mencarinya. Reza satu-satunya keluarga yang sangat peduli kepada Syasha adiknya, ia sangat menyayangi Syasha. Banyak rahasia yang disembunyikan Reza dan mama-nya kepada Syasha, yang membuat Syasha penasaran siapa Papa nya selama ini. . . . . . . Papa pulanglah sesekali anakmu rindu -Syasha Arizma Putri
Tous Droits Réservés
#245
siblinggoals
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • DANADYAKSA
  • Remember You - {On Going}
  • HIDDEN I (The End)
  • Saudara Tiri || Ending ✅
  • Tikungunya
  • Sweet Broken Home
  • ANGEL (END)
  • Thank You, Papa
  • DAFA STORY
  • Pak Kos Ganteng (Mr. Boarding House)

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu