Minutes To Midnight

Minutes To Midnight

  • WpView
    Reads 374
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 16, 2018
WpInfo
Fiction
Horror
Satu keluarga harmonis yang harus pindah ke suatu rumah baru dan harus mengalami berbagai rangkaian kejadian yang tak masuk diakal. Lima anak penghuni rumah baru itu harus mendapat banyak hal yang belum sama sekali terpikirkan oleh nalar. Sebuah kejadian mistis yang membuat bulu kuduk merinding ngeri. Rentetan kejadian yang hanya terlintas sesaat oleh angan beberapa atau bahkan tiap orang hingga tak mau mengalami. Terdapat juga bumbu cinta dari dua jenis hal yang bertentangan. Sebuah kisah yang mengenaskan. Kalimat, "Mimpi adalah Bunga tidur", mungkin? Mimpi juga bisa diartikan sebagai pembawa pesan dari alam ghaib. Hal apa yang akan dialami oleh keluarga tersebut? Dan ke-ngerian seperti apa yang terjadi? --- Note: Datang dari Imajinasi otak. Sebuah ketakutan pribadi dari kecil seperti ungkapan "Deep Dark Fears". Terinspirasi juga dari beberapa kisah CreepyPasta.
All Rights Reserved
#171
shanijkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa (Forget Me Not)
  • Kutukan Tumbal
  • JINGGA 5 ( I can see you dying) TAMAT BAB 1-30 END✔️
  • Ketika Kita Tidur
  • NAVAJIVANA (Zeedel)
  • INDIGO! [TAMAT]
  • Miracle of Survival [END]

"Bunganya udah layu, Sa. Yakin mau dibeli? Nanti sampai rumah juga mati." "Gak apa-apa. Gw pastiin bunga ini gak akan mati. Layu bukan berarti mati, kan? Gw bakal rawat bunga ini... terus kasih ke Ayah." Ia tidak memilih mawar, tak pula melati. Hanya bunga kecil yang nyaris mati-seperti dirinya sendiri. Hari demi hari, ia rawat bunga itu seakan sedang menjaga harapan yang hampir padam. Rapuh, tapi belum sepenuhnya punah. Namun di Hari Ayah, harapan itu kembali layu. Bunga itu ditolak, bahkan sebelum sempat menyampaikan maksudnya. Dan malam itu... ia tak pernah pulang. Namun nyatanya, Tuhan itu adil. Setelah semua luka, setelah semua kejatuhan... Tuhan menghadirkan satu suara-yang tak menghakimi, tak pula menuntut. Hanya berkata pelan: "Sama gw, Sa. Sama gw terus. Kalo boleh berharap, semoga suatu hari nanti gw bisa jadi alasan lo buat pulang." Angkasa (last flower) "Forget me not" Warning ⚠️ Thriller × Angst × Crime !!! Cerita ini mengandung unsur thriller yang menegangkan, serta banyak adegan kekerasan, darah, kriminalitas, dan teka-teki. Harap bijak dalam memilih bacaan. ‼️⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines