Kata-Kata & Puisi Cinta Sejati

Kata-Kata & Puisi Cinta Sejati

  • WpView
    Reads 7,425
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 13, 2017
Cuma dirimu seorang yang bisa meluluhkan hati ini. Kamulah yang terindah dalam hidupku. Aku ingin meraih kembali cintamu menjadi kenyataan. Saat diriku dalam siksaan cinta, dirimu melenggang pergi tanpa pernah memikirkan aku. Tak ada yang salah dengan CINTA. Karena ia hanyalah sebuah kata dan kita sendirilah yang memaknainya. Mencintaimu adalah inginku. memilikimu adalah dambaku. meski jarak jadi pemisah, hati tak akan bisa terpisah. Dalam cinta ada bahagia, canda, tawa, sedih, kecewa, terluka, semua itu tidak akan terlupakan dalam hal cinta, itu yang artinya cinta. Seseorang yang berarti, tak akan dengan mudah kamu miliki. Jika kamu sungguh mencintai, jangan pernah berhenti berusaha untuk hati. Jika esok pagi menjelang, akan aku tantang matahari yang terbangun dari tidur lelap nya. Ketulusan cinta hanya dapat dirasakan mereka yang benar-benar mempunyai hati tulus dalam cinta. Kamu tak perlu menjadikan dirimu cantik/ganteng untuk bisa memilikiku, kamu hanya perlu menunjukkan bahwa aku membutuhkanmu. Ada seribu hal yang bisa membuatku berpikir ununtuk meninggalkanmu, namun ada satu kata yang membuatku tetap disini. Aku Cinta Kamu. Aku pernah jatuhkan setetes air mata di selat Sunda. Di hari aku bisa menemukannya lagi, itulah waktunya aku berhenti mencintaimu.
All Rights Reserved
#723
iloveyou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Rindu yang berjarak
  •  Mengikhlaskanmu Di Ujung Senja (PROSES REVISI)
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • About You Dandelion
  • You are in my past and my future [END]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • KONSEKUENSI HATI
  • Mahligai Sunyi
  • Surat Cinta Untuk Ibu

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines