Melody "that's sadness"

Melody "that's sadness"

  • WpView
    Reads 20,590
  • WpVote
    Votes 1,213
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 14, 2018
gadis yang memiliki wajah yang enak di pandang itu selalu menunjukan wajah yang ceria tak peduli dalam keadaan apapun dia berada, berackting ceria adalah keahliannya agar dunia terlihat tidak menyakitkan, jauh di balik keceriannya ada sejuta harapan untuk hidupnya karena baginya hari esok adalah teman misteriusnya. pernahkah kamu merasakan mati 4 kali? itu menakutkan!·Melody dan orang yg kamu cintai seperti tak melihat perjuanganmu?-melody (I knew I loved you then But you'd never know 'Cause I played it cool when I was scared of letting go I know I needed you But I never showed) - Vandro said terkadang yang kamu lihat bukan seperti yang kamu lihat karena rahasia kecil selalu punya cara menyelip-nyelip berharap tak diketahui kehadirannya dan masa depan serta rasa takut akan hari esok selalu menjadi teman misteriusmu. -vandro alkamin dia tampan, bersikap tidak memedulikan tapi peduli padaku, baik, dan susah ditebak. Namun dia juga salah satu rasa sakit terbesarku selain apa yang kuderita sekarang. @copyright_surabaya, 10 november 2017 (SORRY JIKA ADA TYPO SANA SINI)
All Rights Reserved
#150
loving
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • PLUTO
  • Cuaca
  • For You [END]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • What If i Told That ILY (TAMAT!!)
  • VizA
  • Trapped in a wound
  • Breathe
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines