Kosong

Kosong

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 13, 2017
Kaleya Sue, seorang gadis cantik yang tak pernah menyadari kecantikannya. Tinggal di sebuah kota metropolitan dengan segala kecanggihan teknologi, tak percaya bahwa dia harus mengikuti kemauan ayahnya yang mengajaknya pindah ke sebuah desa. Desa yang tak mungkin di temukan dalam peta. Ini buruk baginya, karena gengsinya terhadap teman-temannya jika suatu saat bertemu. Akan tetapi sesuatu yang luar biasa tengah menunggunya di tempat barunya. Dimana dalam desa yang amat luas, terdapat sekolah yang menjadi tempatnya menemukan jati dirinya yang sebenarnya. Dan apa yang dirahasiakan kedua orang tuanya selama ini tentang dirinya, akan membuatnya bersiap menghadapi peperangan yang telah di ramalkan sejak puluhan lalu. Akankah dia mampu melaluinya? atau mati sia-sia?
All Rights Reserved
#49
nurul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Riuh Dalam Sunyi
  • CLara
  • Legend of the Sun and Moon
  • Garis Keras - SQueensl (On Going)
  • Princess of Rainbow Element [Repost]
  • After Travelling I Don't Know Who I'am Woman Or Man
  • Helding Hearts

Aluna hidup di bawah bayang-bayang ekspektasi yang tak berujung. Orang tuanya menuntut kesempurnaan, lingkungannya memujinya sebagai sosok ideal, tetapi di dalam dirinya, Aluna merasa rapuh. Setiap langkahnya bagai napas yang terhenti, takut akan kesalahan yang bisa mencoreng nama baik keluarganya. Namun, di balik semua itu, ada luka yang tak pernah sembuh, kerinduan pada kebebasan yang hanya bisa ia temukan dalam sunyi. Di sekolah, Aluna dihadapkan pada konflik dengan teman-temannya, yang perlahan-lahan membuka mata bahwa dunia tidak sehitam putih yang ia bayangkan. Di rumah, hubungan dengan keluarganya perlahan retak ketika ambisi orang tua mulai mengorbankan perasaan dan mimpinya sendiri. Ketika Aluna mulai mempertanyakan apa arti bahagia, ia dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam riuh yang menyakitkan atau melepaskan segalanya untuk menemukan sunyi yang menenangkan. Namun, apakah ia cukup kuat untuk melawan? Ataukah ia hanya akan menjadi seorang gadis yang tenggelam dalam ekspektasi, tanpa pernah benar-benar menemukan dirinya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines