Just Friend

Just Friend

  • WpView
    GELESEN 107,799
  • WpVote
    Stimmen 1,275
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Dez. 28, 2016
"We're just friend, right?" tanya dia dengan suara berat khasnya dan aku mengangguk terhipnotis. Lalu, lolipop yang ada dimulutnya jalankan ke sekitar tubuhku dan berakhir dimilikku. Dia membukannya dengan lebar dan memainkan lolipop itu disana. Aku melayang. Dalam hati, ingin semunya berhenti namun aku tidak bisa. Aku sudah masuk kedalam perangkap permainannya. Terjerat. Sehingga tidak sanggup mengakhiri ini. "Yeah. Just Friend." erangku dan di mulai memainkanku. Copyright © Aless
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Just Want You To Know
  • Melody Arthadiesa
  • ketika benci menjadi Cinta
  • Gamang
  • Plot Twist - Hartono's Fam
  • BarraKilla
  • Dalam Diam
  • Pelakor? Yes, I'm!
  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien