Mengikhlaskanmu

Mengikhlaskanmu

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 14, 2017
Sudah menjadi sifat dasar manusia yang selalu tertarik dengan hal yang lebih,begitupula denganmu bukan aku berburuk sangka tentangmu namun itu sudah menjadi sifat dasar manusia aku tidak peduli karena sungguh aku beda jauh dengan yang kau ingin miliki bukan aku merendahkan diri tetapi aku mengintrofeksi diri bahwa aku memang beda dengannya,jalanmu masih panjang begitupun jalanku berjalanlah dengan dongeng mu yang baru, bukan aku ingin melupakanmu karena melupakan adalah hal yang tersulit tetapi mengikhlaskanmu dengan ucapan Lahaulla Wallakuata illabillah. Senin, 13 November 2017
All Rights Reserved
#18
ikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • di akhir perang
  • kau bukan rumah
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • HIJRAH MAHABBAH
  • flashback~
  • Tetaplah Menjadi Indah
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz
  • Dia Semesta
  • Sebuah Usaha Melupakan (Completed)

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines