My Love Brother

My Love Brother

  • WpView
    Reads 146,019
  • WpVote
    Votes 577
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Mar 1, 2018
"Benarkah..." Kulihat penampilanya tetap sama seperti dulu, sexsy dan beautiful. "Ya voby, kakak masih tetap mencintaimu sampai sekaran-" Langsung kupotong perkataanya. "Sudalah kak, aku mohon sama kakak. Hapus perasaan aneh kakak itu dan lupakan aku' dengar... sekarang aku sudah mempunyai tunangan jadi aku harap kakak menjauh dari hidupku dan aku harap kakak mencari penggantiku. Apa kakak mengerti yang aku bicarakan sekarang, berhentilah mencintaiku karna aku tidak mencintaimu lagi kak..." "Ta... tapi voby, ka... kakak tetap mencintaimu' eh... ka... kakak gak bisa melupakanm-" Ingin rasanya aku memeluknya dan mengusap air matanya tapi aku bukan siapa-siapanya... yang kubisa hanyalah tegar menjalankan hidupku sekarang walaupun gak ada jeyqo di sampingku nantinya. "Kak jeyqo, dengar baik-baik... sudah beberapa kali harus kuulangi perkataanku tadi' AKU TIDAK MENCINTAIMU LAGI..."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG SEPASANG
  • AFTER (COMPLETE)
  • The Rain [SoonHoon]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • Reincarnation: Evil forces in Astralith [End]
  • aza
  • URINEUN MWOYA~
  • ELEMENTAL DREAMS
  • Stay or Go

(SELESAI) "Lo itu rumah gue, mau gimanapun keadaannya, gue akan kembali ke lo dan seperti janji yang kita buat, jangan sampai ada kata putus diantara kita." Tadinya gue berpikir begitu, tentang hubungan gue dan Mirah, tapi sepertinya nggak akan semudah itu untuk kembali padanya dan menjadikannya sebuah rumah bagi gue. - Juna "Pulanglah ke gue setiap kali lo merasa dunia luar terlalu kejam ke lo. Gue berharap tujuh tahun yang kita lewati bisa jadi pondasi untuk hubungan kita selanjutnya." Nyatanya lo yang kejam ke gue dan gue nggak tau sanggup jadi rumah lo lagi atau nggak. - Mirah "Bagi gue mencintai lo dari jauh sudah lebih dari cukup, bagaimanapun itu juga cinta tetap cinta, kan?" awalnya gue pikir begitu, gue ikhlas dan rela menatap lo dari jauh, nyatanya setelah bertemu dengan lo dari dekat dan mengenal lo lebih jauh, sekedar melihat dari jauh nggak cukup untuk gue. - Diran "Gue nggak pernah percaya soal cinta pada pandangan pertama, karena gue pernah bertahan bertahun-tahun dengan seseorang, nyatanya dia pergi juga dari gue bahkan setelah gue memberikan segalanya untuknya. Nggak ada jaminan apapun dalam membangun sebuah hubungan." tapi setelah bertemu dengan dia, gue malah jatuh cinta pada pandangan pertama. - Iris "Lo itu menyebalkan, baru kali ini gue ketemu manusia yang gengsinya kebangetan kayak lo, keras kepala dan pengin menang sendiri, namun anehnya gue nggak membenci lo, gue malah jatuh cinta dan ingin menjaga lo seterusnya." harusnya gue bilang begitu langsung ke lo, nyatanya kalimat barusan hanya bisa gue ucapkan di dalam hati. - Nares "Tugas seorang adik adalah mendukung setiap keputusan yang dibuat oleh kakaknya, maka gue pun akan mendukung apapun yang lo inginkan, termasuk jika lo ingin bersamanya, karena gue adik lo." seandainya perasaan gue seikhlas dan selegowo itu untuk menerima keadaan serta kenyataan yang dibuat Tuhan untuk kita, gue nggak akan menangis di tengah hujan salju seperti ini. - Aruna

More details
WpActionLinkContent Guidelines