GARDEZ-LE SECRET

GARDEZ-LE SECRET

  • WpView
    Reads 5,518
  • WpVote
    Votes 452
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 9, 2020
UPDATE SETIAP MINGGU • • • Belle tau Aga menyukainya. Dan Belle hanya membiarkan perasaan pria itu hingga beranak-pinak. Naas..., sejak pagi di hari baru, takdir mengubah hubungan mereka yang kata orang friendzone terseret ke kubangan complicated zone. *** Belle Martinez, hidupnya terasa semakin berwarna kala cinta pertamanya kembali. Cinta pertama yang membuat ia mengerti jika tidak semua pria bisa dijadikan 'hanya teman' seperti Aga dan Tara. Sebab pada Jamiell Edward, jantungnya selalu berdetak tak normal. Jauh berbeda kala bersama Aga. Rangganata Dirgantara tidak pernah bisa mengerti dirinya. Pria itu menyukainya, Belle tau. Tapi sialnya Aga selalu menganggap semua tentang Belle sepele. Bukannya berusaha mencuri hatinya, Aga justru lebih sering mengabaikan Belle. Jelas berbanding terbalik dengan Jamiell yang pendiam dan selalu mengutamakan semua tentang Belle. Jamiell juga diam-diam mampu menjelma menjadi sosok yang romantis, serius juga misterius. Begitupun pada Atara Gerald. Tara yang menjadi saksi cinta Belle dan Jamiell hari itu tak pernah benar-benar hanya menjadi tokoh pendukung cerita. Ia memiliki peran penting dalam kondisi genting mereka yang diakibatkan perasaan yang salah bertuan. *** "Kita tidak pernah tau tentang kepada siapa hati akan berlabuh. Namun percayalah, pelabuhan itu selalu menunggu kepulanganmu." - dari seseorang yang ingin dijadikan rumah untuk pulang. • • • Aku tak akan mampu menghadapi cerita mereka seorang diri. Mau membantu? Yuk, langsung ketemuan di halaman pertama saja, ya ^^ ©Nova Beladona, 2018. Bengkalis-Riau. Cerita ini diprivate acak dan ditulis ulang pertanggal 17 November 2018.
All Rights Reserved
#106
bjpw
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone
  • 𝐅𝐫𝐢𝐞𝐧𝐝𝐳𝐨𝐧𝐞 𝐆𝐨𝐚𝐥𝐬 𝟐. [Republish]
  • Wonderwall - Sebuah Usaha Membangun Rasa
  • Destiny [COMPLETED]
  • ALANARA [ SUDAH TERBIT ]
  • He Was My First Romance
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • AGGA
  • Menara Awan - COMPLETED
  • The Chance

Copyright©2018 by Sabiimh Plagiat dilarang mendekat!! No copy my story!! Cape mikirnya. [Ini cerita pertamaku yang dibuat pada saat aku masih pemula, amatiran. Jadi mohon maaf karna banyak typo, dan alur suka gak jelas] **** Nama wanita itu, Ara, Aradila Wilson. Wajahnya tidak secantik wanita diluar sana. Hanya saja mata birunya membuat jantung para kaum adam selalu bergetar saat memandang bola mata indah itu. Tetapi, sikapnya yang mudah emosional membuatnya ditakuti banyak pria, dan hanya sedikit pria yang berani mendekatinya. Hanya ada satu pria yang bisa membuat emosi Ara menurun, dan terkadang juga membuat emosi Ara menaik akibatnya. Nama pria itu adalah Malik Adelardo Achilles. Pria itu juga tak setampan pria diluar sana. Hanya saja senyumannya ditambah dengan lesung pipinya membuat para kaum hawa tergila-gila saat melihat senyuman manis pria itu. Ada ribuan orang diluar sana yang menginginkan hubungan Malik dan Ara lebih dari sekedar teman. Namun, keduanya belum mau menjalin hubungan lebih dari sekedar teman. Karena, takut sebuah hal buruk menimpa mereka, yang mengharuskan mereka berpisah dan menjadi orang asing. Mungkin juga, ada banyak orang diluar sana yang iri pada pertemanan mereka. Dan ingin memisahkan Ara dan Malik. Namun, keduanya tidak ambil pusing dengan para pengganggu itu. Mereka tetap bersama-sama dipenuhi dengan kebahagian, hingga akhirnya... Satu persatu masalah mulai berdatangan. Mampukah Ara dan Malik mempertahankan pertemanannya? Apakah mereka akan terus berada dalam zona pertemanan? Dan apa Ara dan Malik akan selamanya bersama-sama? ---- "Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana." -Malik Adelardo Achilles- "Aku baru sadar bahwa ada yang lebih indah dari senyummu. Yaitu, tawa kecilmu yang selalu aku rindukan saat kita duduk bersama menikmati indahnya senja." -Aradila Wilson- ---- #22 Nangis (6April2019) #9 Nangis (11April2019)

More details
WpActionLinkContent Guidelines