Story cover for Te déteste by Tina_Putri
Te déteste
  • WpView
    OKUNANLAR 2,365
  • WpVote
    Oylar 542
  • WpPart
    Bölümler 13
  • WpView
    OKUNANLAR 2,365
  • WpVote
    Oylar 542
  • WpPart
    Bölümler 13
Devam ediyor, İlk yayınlanma Kas 14, 2017
Credit Cover by Bellaraa_

"Alasan aku membencinya? Hmm karena apa ya?  Mungkin karena aku ada rasa" 

"serius lo? "

"Iya rasa pengin muntah maksutku"


Tak pernah terfikirkan oleh Kashi kalau ia akan satu kelas lagi dengan Aras.  Cowok yang selalu membencinya sejak kelas 10. Bisakah Kashi tahan dengan semua kelakuan kejam Aras kepada dirinya?  Kata orang Benci dan Cinta itu beda tipis Apakah Aras akan mengubah prinsip dari Benci menjadi Cinta?  Kalau itu benar, Mungkinkah Kashi akan membalas cinta Aras orang yang selalu bertindak kejam pada dirinya, sedangkan disisi lain ia juga punya pujaan hatinya sendiri?
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun Te déteste kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#151millenial
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
___Putrirahayu___ tarafından yazılmış Cerita Si Kembar [TAMAT] adlı hikaye
6 bölüm Tamamlanmış Hikaye
Cerita Si Kembar By Nita Putri Rahayu °°° Ketika anak kembar yang memiliki sifat dan kepribadian berbanding terbalik membuat orang berspekulasi mereka bukanlah saudara kembar melainkan dua anak yang tidak sengaja ditakdirkan bertemu dalam satu rahim. Satu otak genius, satunya otak minus. Aneh gak sih? Azzam Reyhan Reswara adalah tipe cowok idaman semua orang, dia itu brothergoals banget. Apapun akan ia lakukan untuk adik kembarnya walau dirinya sendiri jadi korbannya. Azzam yang terkenal pendiam itu nyatanya memiliki otak genius yang mampu menandingi nilai anak-anak di sekolahnya membuat dia bisa masuk di kelas unggulan. Azzam juga punya sifat dan kepribadian yang bestfriendsgoals, siapapun yang baru bertatap muka dengannya akan beranggapan kalau pemuda itu memang ramah. Berbanding terbalik dengan saudara kembarnya. Azura Rena Redwana si gadis yang manja banget dan menjadikan Azzam seperti ayah, bunda, kakak bahkan pacar membuat orang-orang yang tidak mengenal keduanya beranggapan kalau mereka pasangan kekasih. Azura tidak pernah masuk dalam daftar siswa pintar di kelasnya apalagi di sekolah. Gadis itu hanyalah siswi yang memiliki otak minimalis dengan omongan yang banyak minusnya. Omongan yang suka frontal, seenaknya bahkan bisa menyakiti sampai ginjal. Azzam genius. Azura bego. Azzam murah senyum. Azura galak. Azzam suka menolong. Azura suka jambak. Bagaimanakah kisah kedua anak kembar ini? Akankah keduanya selalu bersama dengan perbedaan yang berbeda jauh itu?
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 9
ANARAN cover
KISAH cover
[DEARY AZA] cover
Zo Untuk Zia  cover
Ketua Kelas VS Wakil Ketua Kelas (COMPLETED)  cover
KENZOYA cover
[END] Blind Rainbow cover
Cerita Si Kembar [TAMAT] cover
God's Plan cover

ANARAN

22 bölüm Tamamlanmış Hikaye

Hari ini Ara sedang berada di perpustakaan bersama Nanta disampingnya yang terus saja kesal dengan tingkah laku Ara, Mengapa ia bisa menemui perempuan dengan spesies seperti Ara ini? " Nanta? Baca buku apa? " " Ara juga mau baca dong, Boleh? " " Judulnya itu apa bukunya? " " Emang Nanta gak cape liat rumus kaya gitu? " " Ara aja cape ngeliatnya " " Kok Ara dicuekin sih sama Nanta, Nanta ngomong dong. " Begitulah celotehan Ara yang membuat Nanta naik pitam, Ia sudah jengah dengan ocehan tidak jelas dari mulut Ara. " LO! LO BISA GAK SIH, GAK USAH GANGGU GUE SEHARI, LO TUH SAMA AJA KAYA CEWEK MURAHAN DI LUAR SANA YANG NGEJAR NGEJAR COWOK YANG JELAS GAK SUKA SAMA LO!! SEKARANG LO PERGI DARI SINI!!! DASAR BITCH " Bentak Nanta membuat petugas dan murid di perpustakaan menatap ke arah Ara dan Nanta. " Nanta? Setiap kata kata yang keluar dari mulut Nanta sebenarnya bikin hati Ara sakit, Tapi... Sekarang ucapan Nanta bener bener bikin hati Ara lebih sakit dari sebelumnya, Maaf kalau Ara ganggu Nanta. Sekarang Ara kecewa sama Nanta yang udah permaluin Ara disini. " Setelah mengucapkan itu Ara pergi dari perpustakaan dengan air mata yang menetes dan jalan yang masih sedikit pincang. © Adilla Basyarah