SunShade

SunShade

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 1, 2017
Kesedihan, Kebahagiaan, Penderitaan, Pengharapan dan Keputusasaan. Semuanya telah Sandra lewati. Berharap semuanya pergi, tapi tak semudah yang Sandra harapkan, kepedihan silih berganti berdatangan. Mimpi yang ingin Sandra jadikan kenyataan hanyalah sebuah khayalan. Kapankah kebahagiaan akan datang menghampiri Sandra? Apakah kebahagiaan itu akan bertahan lama atau hanya sekedar ingin berjumpa? ✩★✩★✩★ "gak semudah yang lo bayangin. hidup gua berantakan, gua jadi gembel, gak ada yang mau ngertiin gua dan si laknat itu bilang hidup gua enak, hidup gua mewah. Apa lo gak liat seberapa terpuruknya gua" ucap Sandra dingin dengan mata tertuju ke arah langit. Menerawang sejenak betapa pahitnya hidup yang ia alami. kebahagiaan yang dulu pernah ada hanya terlintas sejenak di otaknya, kemudian pergi dan di ganti dengan memori-memori menyakitkan. "gua bakalan ada di samping lo ndra, nyemangatin lo dan gua gak akan kemana-mana selain disisi lo. gua janji itu" ucap galuh dalam hatinya. melihat betapa pedihnya hidup Sandra. Membuat hatinya terluka dan keinginan untuk melindunginya pun semakin kuat.
All Rights Reserved
#530
kisahnyata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • WISHES.
  • The Story Of Aghea
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • FIITHOF  (HIATUS)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Geng STJ
  • GARA IS MINE

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines