Story cover for Solmet by pecintaseni
Solmet
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 16, 2017
Sebuah karya dari ReSTee.

Tasya pengin punya soulmate. Syaratnya ada sederet. Tapi yang paling penting, cowok yang bakal dijadikan soulmate-nya harus suka sama kucing.
Tasya nganggap cowok yang suka kucing biasanya sangat penyayang, romantis, dan penuh perhatian.
Petualangan Tasya mencari soulmate dihiasi beragam kelucuan. Apalagi, Tasya punya dua sahabat paling konyol di dunia, Cindy dan Nana.
Suatu ketika, Tasya bertemu cowok yang suka banget kucing. Tapi, benarkah cowok itu soulmate yang diimpikannya? Gimana kalo bukan?
Yang pasti, Tasya pantang mundur meskipun dua sahabatnya setiap saat selalu teriak, "Ngapain sih, solmat-solmet melulu? Bosen, tau nggak, sih?!"
All Rights Reserved
Sign up to add Solmet to your library and receive updates
or
#135soulmate
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Crazy Marriage cover
Unmatch The Parents cover
[END] Blind Rainbow cover
Love Is Bullshit cover
the reason why I'm with you cover
Punya Gue!(Taekook)✔ cover
GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT) cover
Pak Kos Ganteng (Mr. Boarding House) cover
Positif Cuek 100% (SELESAI) cover

Crazy Marriage

41 parts Complete

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"