We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
GiLs [1] Diary of Hilsya

GiLs [1] Diary of Hilsya

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 30, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Aku sudah berjanji kepada ibu, bahwa aku tidak akan pernah berpacaran hingga aku kuliah. Namun ternyata akhirnya aku lupa akan janjiku. Sebenarnya aku sudah sering sekali menolaknya, namun ia tidak pernah berhenti and never give up. Aku harus bagaimana? Apakah ini yang dikatakan orang-orang cinta yang tulus? Aku tidak pernah mencintai seseorang dan tidak pernah tahu apa itu cinta. Namun sekarang ia datang dan melupakan janjiku kepada ibu. Akankah aku mengingkari janjiku? Akankah ibu akan menyetujuiku jika aku berpacaran? Mungkinkah ibu menyetujui jika cintanya itu benar-benar tulus? Tetapi aku ragu akan cintanya. Entahlah, tulus atau tidak itu terserah padanya. Aku tidak akan menyia-nyiakan cintaku yang sangat berharga kepada orang yang salah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Promises
  • Ilusi
  • Tentang Ashel
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Veerlant (REVISI)
  • Cokelat Kacang [Selesai] [TIDAK REVISI]
  • Erlangga
  • BIGASHA |-END-|
  • FAKE FRIENDS
  • Antara  [End]
Promises

Lebih baik tidak berjanji daripada harus memenuhi janji yang belum tentu akan ditepati. -Keana Aghnilla Henzie- Diam bukan berarti tidak tahu apa-apa. -Devano Addison K.- Nggak selamanya yang buruk selalu buruk begitupun yang baik nggak selamanya selalu baik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines