Bait Dari Langit

Bait Dari Langit

  • WpView
    Reads 9,765
  • WpVote
    Votes 357
  • WpPart
    Parts 83
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 8, 2018
WpInfo
Poetry
#Sequel Sajak Semesta. Langit. Tuhan titipkan cerita hidup kita melalui langit. Tuhan juga titipkan cerita cinta kita melalui langit. Langit turunkan hujan lebat kala ia menangis melihat kebengisanmu. Langit buatkan pelangi kala ia tersenyum melihat kita tertawa nyaring berdua. kelak langit akan bercerita pada generasi selanjutnya. Langit pernah menjadi saksi kehidupan kita. 114 #cintasegitiga 424 #poem 6 #cintatakterbalas 10 #frustasi
All Rights Reserved
#119
cintasejati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • Refleksi
  • JAM 3 SORE
  • Setelah Langit Berbisik (END)
  • Untuk, Abadi | Completed ✔
  • Gadis Hujan [TAMAT]
  • DIA LANGIT KU
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • 2.LAST RAIN [ You're the only one ]✔ Lee Jeno
  • Segala Tentangmu ❝

Hati yang Setia selalu merunduk-merendah mencari jalan-jalan terang dalam hidup, dan disaatnya LANGIT pasti akan menunjukan jalan Kesetiaannya. Cinta sejati tak akan lekang oleh waktu. Namun akan kembali dengan cara yang menakjubkan. Rakha dan Kinanti bagai layang-layang kembar. Terbang tinggi ke langit menembus awan tertinggi memohon diturunkan Cahaya untuk menerangi hati yang sepi pada Kerinduan yang tidak pernah bertepi. Diatas perahu di Selat Bali, Rakha hanya memandang gerak Langit, senyap dalam doa. Tiba-tiba tampak Langit Terbelah Cahaya Purnama. "Ooh Betapa Agungnya Engkau Maha Tercinta... " Kinanti berjalan menghitung langkah satu demi satu, menatap lembayung senja yang melintasi bebukitan hijau yang mulai menua. "Aishiteru Rakhaaa... Kamu dimana !!!" Langit pun terpaksa menangis... Bersama deru hujan yang datang kejar-mengejar dengan suara Angin yang berhembus kencang. "Kin ! .. KUA terdekat dimana? Bisa nggak kita daftar malam ini juga?" Rakha mulai serius menggoda pada pertemuannya yang baru berselang sekian menit. "Hayu, siapa takut?. Kita cari dulu muka yang tampangnya alim untuk jadi saksi nikah kita ya?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines