Aku dan hujan

Aku dan hujan

  • WpView
    Reads 2,566
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 16, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan kini membasahiku, membasuh segala luka saat ku terjatuh. mencoba merasuki relung hati dan menyejukannya, setidaknya memberi ketenangan dan kedamaian pada hati yang rapuh. Pada hati yang telah berulang kali terjatuh,.berkali-kali terluka, namun tak pernah jera merengkuh. Seperti kayuhan sepedamu saat kecil, yang kau berusaha naiki meski kakimu tak sampai , yang lebamnya kau tangisi dan mengaduh sakit tak karuan. namun tetap saja esok kau akan kembali mengayuhnya. tak peduli seberapa banyak goresan luka di tubuhmu, atau rasa putus asa dan bangkitmu. Dan begitu pula aku berusaha memenangkan hatimu. hatimu yang telah tertambat pada dia yang kau sukai, yang kau bahagiakan setiap hari. Hujan.. kali ini aku ikut jatuh bersamamu menghujamkan diri ke bumi ,menyandarkan lukaku dengan harap bahwa ia akan mengerti langit telah membakar hati ini lewat sang surya pagi. Langit yang telah melukiskan bintang yang sangat mempesona, yang ketika aku menatapnya hilanglah gundahku. langit yang telah melukiskan bulan , yang membawaku ke alam mimpi lalu memberiku kekecewaan ini. Entah sudah sejauh apa rasa kecewa ini ku miliki. Bertahan pada cinta yang hanya ku miliki sendiri, yang setiap detiknya ku bubuhi harapan bahwa kau juga akan mencintaiku, kau akan melihatku, perjuanganku, penantianku yang menyesakkan nurani. tapi tidak !! kau tidak pernah berpaling ke sini bertanya tentangku atau sekedar tersenyum dan menyapa ku. aku tahu.. kau punya dunia mu yang begitu indah bahkan nyaris sempurna dan kau memiliki dia yang juga mencintaimu. jadi untuk apa kau membutuhkanku?? tidak, kau tidak membutuhkanku tapi aku lah yang membutuhkanmu , yang tergila - gila padamu ,, kau adalah dunia bagiku.. dan aku tidak bisa meninggalkan dunia ku ataupun mencari dunia yang baru. Hujan kini menderu membenamkan rasa ku yang kian tak menentu merengkuh pelangi yang begitu tampak jauh.
All Rights Reserved
#629
tereliye
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Sekali Lagi (End)
  • SalFlo
  • You're Here, But Not For Me
  • Mahligai Sunyi
  • HUJAN WAKTU ITU
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Pelangi sehabis hujan

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines