RIMBA MERUN

RIMBA MERUN

  • WpView
    Reads 5,927
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 17 hours ago
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Adventure
Survival
War and Military
Di Rimba Merun, kami belajar di sebuah sekolah kecil yang nyaris tak pantas disebut sekolah. Atapnya bocor. Dindingnya reyot. Buku-bukunya lebih tua daripada sebagian guru kami. Tetapi dari tempat itulah kami mengenal dunia-aku, Elang yang terlalu pintar, Badar yang hampir selalu mendapat nilai nol tetapi mampu membaca sungai seperti buku, Lee, Boih, Munisa, Seruni, dan anak-anak lain yang percaya bahwa kehidupan tak mungkin lebih rumit daripada ujian Matematika. Kami keliru. Hari-hari kami sebelumnya hanya dipenuhi perkara-perkara penting: menangkap ikan di Way Semah, melempar batu sampai dua puluh pantulan, berlari tanpa alas kaki, menghindari hukuman guru, dan mempertaruhkan harga diri dalam perlombaan-perlombaan yang hadiahnya bahkan tidak ada. Sampai suatu hari, orang-orang asing datang ke Rimba Merun. Mereka membawa peta tanah. Lalu menancapkan patok-patok ke tanah yang sejak lahir kami anggap milik kami. Awalnya kami tidak peduli. Orang dewasa selalu mempunyai urusan aneh yang tidak menarik bagi anak-anak. Namun patok-patok itu semakin banyak. Hutan mulai ditandai. Tanah mulai diukur. Orang-orang Dusun mulai berbisik. Dan suatu hari kami menyadari sesuatu. Garis patok itu menuju sekolah kami. Saat itulah permainan berakhir. Kami hanyalah anak-anak dusun. Kami tidak mempunyai uang, kekuasaan, ataupun orang penting yang bisa dimintai pertolongan. Yang kami punya hanyalah sebuah sekolah reyot, persahabatan, beberapa sepeda tua, keberanian yang kadang muncul pada saat yang salah-dan Elang, yang mulai mencurigai bahwa ada sesuatu yang jauh lebih besar sedang terjadi di Rimba Merun. Kami belum tahu bahwa usaha mempertahankan sekolah kecil itu kelak akan membawa kami berhadapan dengan orang-orang yang bahkan orang dewasa takut menyebut namanya. Dan kami sama sekali belum tahu bahwa suatu hari nanti, sebuah kata akan dituduhkan kepada kami. MAKAR. Padahal waktu itu, kami bahkan masih kesulitan memahami perkalian tujuh.
All Rights Reserved
#431
cinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Hati di Persimpangan Takdir
  • My Baby Sitter 『YuSion』✔️
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Shadows in the Ivory Tower ✅
  • Our Little Home || TXT
  • Unintelligible (Complete)
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Mystro {On Going}
  • SHADOW OF OBSESSION (SASUSAKU) ✅

Di sebuah kota kecil, dua dunia yang berbeda bertemu di ruang-ruang sekolah menengah pertama. Alina, siswi baru yang penuh impian, terjebak antara keinginannya untuk meraih masa depan gemilang dan keraguan yang datang dengan hubungan yang tak terduga. Di sisi lain, Raka, si atlet populer dengan sejuta perhatian, terperangkap dalam tekanan keluarga yang menginginkan kesuksesan, namun merasa kosong di dalam hatinya. Ketika Alina dan Raka dipertemukan dalam proyek sekolah, keduanya mulai merasakan ketegangan yang tak bisa diungkapkan. Ketika perasaan yang tak terucapkan mulai tumbuh, persahabatan lama Raka dengan Ardi mulai teruji. Dira, sosok yang selama ini hadir di antara mereka, tiba-tiba pergi ke luar negeri, meninggalkan ruang kosong dan membuka peluang bagi perubahan. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus. Cinta dan persahabatan teruji ketika perasaan yang semula tersembunyi mulai terungkap. Dalam perjalanan panjang yang penuh dengan kebingungan, konflik, dan pengorbanan, mereka harus memilih antara mengikuti kata hati atau tetap berpegang pada impian yang lebih besar. Jejak Hati di Persimpangan Takdir adalah kisah tentang menemukan cinta di antara tanya, persahabatan yang diuji oleh waktu, dan perjuangan untuk tetap setia pada diri sendiri. Ketika dua jalan bertemu, siapa yang akan memilih untuk mengikuti hati dan siapa yang akan berkorban demi impian yang lebih besar? Sebuah perjalanan emosional yang penuh makna, yang mengajarkan kita bahwa takdir bukanlah sesuatu yang bisa diprediksi, tetapi bisa dipilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines