Kota Yang Mulai Sesak

Kota Yang Mulai Sesak

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 27, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Menerima apa yang seolah disebut "takdir" dan hanya bergerak mengikuti jalan yang sudah disediakan, melakukan banyak fase yang sama dengan yang lainnya, bergerak terus berulang, dari kehidupan satu ke kehidupan lainnya. Mungkin itulah penggambaran Manusia. Mereka yang memberontak pada takdir, akan dianggap sebagai makhluk lain. Hanya ada sedikit yang memiliki keinginan dan keberanian untuk memberontak, untuk membuat jalan mereka, merubah rutenya dan bentuk apa yang diinginkan. Tubbi salah satu makhluk yang ingin mencapai metamorfosis sempurna. Untuk mencapainya, dia harus mempelajari banyak hal, mengerti kebijakan tentang hidup dalam perjalanannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Magic Books
  • Fate Breaker [END]
  • π‚π‘π«π¨π§π’πœπ₯𝐞 𝐨𝐟 𝐍𝐚𝐦𝐞π₯𝐞𝐬𝐬 𝐆𝐒𝐫π₯ (END)
  • its me {LENGKAP}
  • Diva transmigrasionβ€’||The journey of the diva
  • πƒπˆπ€ππ“π€π‘π€ πŠπ„ππ„ππ‚πˆπ€π [βœ“]
  • The Death Destiny
  • Promise
  • Sahabat Antagonis

Apa yang akan kamu lakukan untuk merubah takdir sesuai dengan apa yang kamu inginkan? Kira-kira, takdir seperti apa yang kamu impikan? Jika ada kesempatan untuk merubahnya, apa kamu mau mengambil kesempatan itu? Atau justru tetap berpasrah sama seperti alir mengalir? Tapi bukankah aliran air itu akan bercabang? Bukan hanya mengalir ke laut, tapi juga ke seluruh penjuru dunia. Lantas kalau sudah begitu, apa bisa menemukan ujungnya? Kamu masih mau memilih menjadi air atau justru berubah pikiran menjadi manusia pembelot yang tidak ingin hidup satu kali sia-sia? Urusan takdir memang sudah ditentukan oleh, Tuhan, jauh-jauh hari sebelum manusia ada. Tapi, kamu sebagai manusia juga bisa berdoa dan berusaha mengubah takdir yang bisa diubah jika, Tuhan, mengizinkannya juga. Namun, jika sudah berusaha semaksimal mungkin dengan segenap jiwa dan raga, tapi kemauan yang kamu mau tidak terwujud atau justru gagal, maka itu juga bisa disebut takdir. Dan, akhirnya yang bisa kamu lakukan hanya ikhlas menerima jalan yang sudah, Tuhan, pilihkan. Karena belum tentu takdir yang kamu pilih itu kedepannya bisa memberikan kebahagiaan, kesuksesan, dan kenyamanan. Justru, takdir yang, Tuhan, pilihkan untuk kamu yang sudah pasti memberikan apa yang kamu butuhkan sesuai dengan takarannya. Memang terkadang pilihan, Tuhan, terasa lebih menyakitkan daripada pilihan sendiri. Tapi, jika itu memang yang terbaik bagaimana? Simpulkan sendiri dengan renungan mendalam, setelah itu putuskan jalan yang kamu pilih. Jalan yang menurut kamu benar atau jalan yang menurut, Tuhan, benar? Tapi ingat dua hal. Pertama, kalau kamu memilih mengubahnya, berarti kamu harus siap bersaing dengan, Tuhan. Ke dua, jika kamu memilih takdir yang kamu inginkan lalu benar-benar dikabulkan oleh, Tuhan, maka jangan marah atau kesal ketika, Tuhan, sudah memperlihatkan kebenaran yang belum kamu ketahui sebelumnya. Jika tetap menyalahkan, Tuhan, maka ingat siapa yang lebih dulu meminta serta memaksa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines