My Fault Wedding

My Fault Wedding

  • WpView
    Reads 11,232
  • WpVote
    Votes 606
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 1, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Rank #661 in life and #710 in wedding. 10-05-2018 #539 in life #678 in wedding 19-05-2018 *** Alert..!!! Cerita aneh dan membingungkan.. Hanna pernah gagal dalam menjalani bahtera rumah tangga. Menjadi duri dalam sebuah hubungan mantan suami beserta kekasihnya. Akibatnya anak-anknya ditelantarkan tanpa pernah sedikitpun mendapat kasih sayang seorang ayah. Lelah. Dan akhirnya bercerai. Menjadi single parent dan mencoba berjalan dengan semua keadaan yang sulit. Hingga untuk kedua kalinya dalam pernikahnnya. Ia masih tetap tersakiti. Jika dia memang ditakdirkan untuk tidak pernah merasakan cinta. Untuk apa ia memperjuangkan?!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • My lovely boy (Completed)
  • You're Mine (Tamat+Cerita Masih Lengkap)
  • AMNESIAL (END)
  • Prahara ✔
  • ZAVIAR and HIS MISTAKES
  • La Douleur Exquise
  • WHEN DESTINED (END)
  • Please, Love Me (END)

🐣DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🐣 🐣DOML (DESTINY OF MY LIFE)🐣 🐣39 BAB + 2 EXTRA CHAPTER🐣 🐣WAJIB VOTE + KOMEN🐣 🐣AKAN REVISI SESUAI MOOD🐣 Mencintainya memang di luar kendaliku. Tapi bukan berarti aku rela di hamili oleh pria yang statusnya adalah kekasih sepupuku sendiri yang sangat dekat dan bahkan orang-orang lebih mengenal kami kembar. Tentu saja, aku tidak ingin menyakitinya. Namun siapa yang harus di salahkan? terlebih lagi ini semuanya sudah terjadi. "Gue bakal tanggung jawab," ucap Cakra sambil memegang tangan wanita di depannya yang masih memandanginya dengan wajah datar. Namun air mata yang keluar dari kedua matanya cukup menjelaskan bagaimana kondisi hatinya sekarang. "Gak perlu. Gue gak minta," jawab Viena yang melepaskan tangannya dari genggaman Cakra. "Gue yang mau," jawab Cakra dengan wajah seriusnya dan mencoba meyakinkan Wanita keras kepala di depannya itu. "Gue yang enggak!" balas Viena dengan sedikit mengeraskan nada suaranya. "Navia pasti bakal ngerti kondisi ini," ucap Cakra. "Gue bilang gak, ya enggak!" kekeuh Viena yang kemudian memasuki kamarnya dan menutup keras pintu kamarnya tersebut, sehingga meninggalkan Cakra sendirian. Laki-laki itu kini berada di keadaan yang membingungkan. Ia kini harus memutuskan bertanggung jawab dan itu tentu akan menyakiti kekasihnya, namun melepas tanggung jawab juga akan membuatnya terlihat seperti penjahat kelamin yang menelantarkan sepupu kekasihnya beserta juga anaknya. Jadi apa yang harus Cakra pilih? melepaskan atau mempertahankan. *** . . . INSTAGRAM @afama.fafa99 WATTPAD @putriHumairamaharani

More details
WpActionLinkContent Guidelines