Jodoh Ku Ternyata Bukan Kamu

Jodoh Ku Ternyata Bukan Kamu

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 28, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
" Kita rasa kita sudah cukup yakin dg pilihan kita. Dengan cinta dalam hati kita. Namun bukan kita penetu segala tapi Dia Allah" " Bila tak ada jodoh, bukan karena dua tak baik untuk kamu atau sebaliknya, tapi sebab dia memang tidak tertulis di Lauh Mahfuz sejak azali lahir atau mungkin karena kamu semakin dekat dengan dia mungkin kamu menjauh dengan DIA"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZALEA
  • OPACRAPHILE [End]
  • LUKAKU_JODOHKU
  • Bukan Gus (On Going)
  • Di Antara Senja
  • Jodohku Sahabatku 2
  • couple till jannah
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)
  • Cinta Untuk Aisyah
  • 1 CINTA 2 SAHABAT
AZALEA

Azalea. Bunga indah yang menggambarkan kesabaran, keikhlasan, keanggunan dan kelembutan. Banyak hal tergambarkan oleh azalea, tentang bagaimana rapuhnya sebuah ikatan cinta dari makhluk dunia, tentang bagaimana makna sebuah pertemanan dan keluarga menjadi terasa sangat berharga, dan tentang bagaimana keberaniaan dan semangat bisa menjadi bagian dari seorang wanita. Dialah Azalea, yang akan mekar begitu indah dengan sifatnya dan akan jatuh padamu walau kau menyentuhnya tanpa kelembutan sedikitpun. "Aku tak tahu cinta ini akan membawaku kemana, tapi dalam setiap sujudku aku selalu berdoa agar cinta ini membawamu padaku dan merasakan ketulusanku padamu. Walau aku tak anggun dan tak indah biarkan aku terus mencintaimu dengan caraku." -Risha Azalea Ismail "Dan aku akan selalu sama mencintainya tetapi aku lebih mencintai ibuku walau harus meninggalkan cinta yang selalu ku perjuangkan. Ibuku adalah bagian hidupku dan surga bagiku aku akan menuruti permintaannya walau itu akan menyakitiku." -Faiz Sahid Ramdhan "Semuanya datang terlambat kepadaku, benar-benar terlambat. Aku yang bodoh karena tak menyadari bahwa keanggunan itu ada pada dirinya dan tak menyadari bahwa cintanya yang tulus padaku hanya mengharap ridhoNya. Dan tanpa kusadari cintanya menyentuh hatiku." -Kamael Zayyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines