Story cover for Titik Rindu  by mantra_kosong
Titik Rindu
  • WpView
    LECTURAS 115
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 5
  • WpView
    LECTURAS 115
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 5
Concluida, Has publicado nov 17, 2017
Hei ,  ! kata seorang anak laki" kecil menunjuk perempuan sebayanya terjatuh.dia mendekat dan saat hampir merangkul bak niat menolongnya tiba", 'tak sudi ku ingin ditolongmu.' jawab sekar anak perempuan tadi yang terjatuh lemas.kemudian berdiri dan berlari menjauhi anak laki itu,dia berpikir "kenapa aku harus menolongnya kalau akhirnya seperti ini ? " ,

Hujan tiba memeluk hasrat ingin ngopi dan menyalakan sebatang rokokku yang hampir habis,setelah semua perjalanan hidup yang telah aku lewati. hanya kejadian itulah yang paling kuingat dan selalu terkenang di benak,entah mengapa aku menolongnya pada saat itu."lebih baik kutinggalkan saja dia" batinku berkata sambil menyeruput kopiku dan mengisap setengah rokokku yang menyala diterpa rintik gerimis ini.

setelah pergi dari burjo yang kusinggahi,menaiki motor jadulku C70 custom ku terobos gerimis hujan menyekap dan sesampainya aku di suatu tempat jauh dari perkotaan tepatnya di kampung dataran tinggi nan indah dipandang,di tanah yang ditumbuhi banyak sejali bunga ku ambil sebatang mawar merah mekar dan berdoa semoga suatu saat nanti aku bisa menyusulmu di sana nanti.aku menangis terenyuh,rindu menghujam batin tatkala teringat saat itu yaitu "kenapa aku harus menolongmu ?"

raga yang tak kuat ini akhirnya tumbang juga,aku pingsan diantara bunga" mekar dan setelah beberapa waktu aku tersadar dan "dimana aku sekarang !?" dunia semua putih dan tak ada apapun yang kulihat hanya seorang perempuan cantik yang menoleh ke belakang dengan tatapan cueknya.seketika aku teringat wajahnya dan "sekar... ?" aku berlari dan memeluknya dari belakang dengan perasaan campur aduk antara senang,tangis,haru,rindu,merinding menjadi tangisan kuat di batin. 

'Tolong jawab aku,tolonglah ... !?' tanyaku ingin sekar menjawab sebuah pertanyaan. Diam,diam,dan diam hening dia tak menjawab bahkan berkata apapun.Aku siuman dari pingsanku dan ditemukan oleh seorang kakek tua yang berkata 'Kamu tahu siapa sekar nak ?' kalau tidak , dengarkanlah ceritaku
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Titik Rindu a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Bunda taehyung~~KOOKTAE de JeonJjkth9795
15 partes Concluida
"Tata banguin ayah nak!" " Iya bunaa" teriak sekecil Yaa dia kim/jeon taeguk yg dipanggil tata dia ank angkat taehyung dan jungkook. " aya banun aya kata buna banun suluh mamam"tata ters mengguncang kan tubuh ayah nyaa. "Tata iya ayah bangun." "Pagi sayang" sapa jungkook "pagi jung" Taehyung menghampiri kekasihnya dan membenarkan dasi jungkook. "Jung ceptan kamu sarapan nanti telat kamu kekantornya." Kata taehyung yg selesai membenarkan dasi nya. "Hmm." "Tata mau makn pakai apa nak?." "Tata au pate nudet cama cucis buna." Pekik sekecil , taehyung langsng menyiapkan makan sekecil dan membrikan nya kepada tata Jungkook kini sudh selesai sarapan nya dan langsng menghampri taehyung dan tata jungkook mencium bibir dan kening taehyung dan lanjut cium putra nyaa. Upss calon putra nya. Selasai sarapan tata dan taehyung menghantar jungkook ke depan rumahnya. "Aku berangkat dlu yaa." Kta jungkook dan langsng mencium bibir taehyung ." Yaa kamu hati-hati bwa mobil nya nanti istirahat mau dimaskin apa?" Tanya taehyung "Apa aj yg pentng kamu yg mask." "Tata ayah berangkat dlu yaa jangan nakal loh." Kta jungkook dan memeluk putra nya "Iya aya tata nda natal th." Jungkook hanya tersenyum melihat nya "Yaudh aku jaln dlu ya." Kta jungkook dan langsng msk kemobil nya . "Dadah aya." Seru sikecil , jungkook pergi dan kelakson kan mobil nya. Sekarang taehyung dan tata sudah didalam rumah "Tata mandi yuk nanti kita kerumah grandma." Ajak taehyung dan langsng di anggukan dengan semangat oleh si kecil. Huwaaaa ada yg mau mampir klo mau jgan lupa vote and komen yerobun😙🤗 #jjkth
Argithan √ de armala_th
50 partes Concluida
"Please, Pak. Ara beneran nggak mau di cincang sama kaprog gila, Paaak!!!" Pasang senyum sejuta byte, akhirnya pak ojol menyerah. Ia menepikan motornya. Kemudi motor beralih ke tangan. Ara tersenyum puas harapannya terpenuhi. Saatnya beraksi. "Aduh, mbak..., jantung Pak Ojol mau copot!!!" Belum banyak beberapa menit, telinga Ara sudah dicemari oleh teriakan dari si pemilik motor. Tak peduli dengan itu, Ara menancapkan gas lebih banyak lagi. "Awas, mba eee! Bakul krupuk!" Bodoamat, Pak! Wkwk. Bibir Ara mengencang menyesuaikan gas yang ia tarik. Bakul krupuknya aja yang nggak tau diuntung. Memakan banyak tempat, huhhh. Berbelok ke area sekolah dan mengakhirinya dengan mengerem mendadak. Membuat Ara sediki tersungkur ke depan akibat tekanan tubuh dari si penumpang. "Aduh, Mbaknya ... cantik-cantik naik motor, kok, kayak orang kesurupan!" Pak Ojol mengusap-ngusap dadanya. Tenang, Pak. Masih idup, kan? Ara tak menggubris, ia mencopot helm yang menaungi kepala Ara dan memberikan ke pemiliknya. Ia menyodorkan uang pas ke pak ojol. "Thanks, ya, Pak!" Pak ojol menggelengkan kepalanya. Darahnya sor-soran, jantungnya deg-degan. Bocah SMK mengajak pak ojol mau mati. Haduh! Ara berlari kecil menuju kelasnya. Koridor cukup sepi. Untungnya, di gerbang tidak ada BK ataupun satpam, si Gatol botak! "Ternyata, selain jadi murid bar-bar, kamu juga jadi pembalap." Tepat sekitar enam meter dari jaraknya Ara, si kaprog gila itu sedang berjalan di belakangnya. Bersuara dengan mistisnya, Ara menjadi was-was. Masalah apa lagi, ya, Allah.
Rara [ Proses Penerbitan ] de renipepayosa
52 partes Concluida
{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengalami keselamatan. Gadis sederhana yang mendapat biaya siswa di sekolah SMA Metodis sekolah yang semua murid nya anak konglomerat beranda. hingga suatu insiden kecil yang menyebabkan pertemuan antara Rara dan Raihan Caisar wiliam. cowok yang cuek yang perparas tampan dan pendiam, ia ketua exkul musik di sekolah Metodis itu sekaligus anak dari pemilik sekolah itu, ia juga ketua geng motor yang terkenal dengan raja jalanan dan berandalan. "Maaf kak Rara mau tanya" "tanya apa enggak usah izin kali, kalau mau ngomong! " "Kenapa kakak ketua exkul music, kakak kan enggak pernah ikut eskul nya" "Emang masalah buat lo! " "Iya, enggak sih kak" "iya karena kemarin pemilihan ketua eskul music Orang terganteng jadi, gw yang dipilih nasib orang ganteng" "kakak lucu deh" "kok gw yang lucu lo, tuh yang lucu gemes banget sih lo" •••• "Udaranya sejuk ya kak"ujar Rara melihat Pemandangan bukit. "Iya Ra, gw ajak lo ke sini gw mau ngomong Sesuatu sama lo! " "Gw tau kita baru kenal dan gw tau seiring berjalan waktu kita akan ketemu orang baru" "Matsut kakak apa sih? " Lo emang enggak peka ya Ra.. "Matsut gw, gw... gw.. gw.. sebenaraya suka Sama lo Rara Violenta Philotra" "Hahaha, sorry kak seperti kakak bilang tadi Kita masih baru kenal dan kita juga belum Mengenal sifat-sifat asli kita gimana dan Lagi pula perjalanan hidup kita masih Panjang yang harus kita hadapi, dan lagi Pula aku udah punya komitmen dalam hidup Aku sebelum aku sukses dan membangangkan Nenek dan Kakek" "Okey gw akan tunggu 6 tahun lagi" "Lah kakak serius mau tunggu 6 tahun lagi" "Hm" "Makasih kak" Penasaran kan kelanjutan kisah Rara dan Raihan apakah Rara goyang sama komitmen Nya atau sebaliknya??
MY LOVE STORY de deaiaish
10 partes Concluida
"Ketika cinta dibalas dengan ketidak pastian, disitu pula Aku jatuh cinta dengan seribu ketakutan. Takut akan kehilangan, takut akan ditinggalkan dan takut akan dipisahkan.. Oleh sang Pencipta." #aurelnatalie .... Selamat datang di Kisah Cintaku.. Ini adalah kisah seorang Remaja Wanita dan Remaja Laki-laki yang saling mencintai. Berawal dari Sahabat, sekarang menjadi cinta. Bukan hanya dari mata turun ke hati, tapi dari sahabat turun ke pacaran. Kevin Alvian dan Aurel Natalie. Dua Remaja yang sudah mulai merancang masa depan mereka. Remaja yang berfikir akan hidup berdua selamanya. Remaja yang menginginkan hidup bahagia tanpa ada lika-liku yang menerpa. Namun tidak mungkin. Kehidupan adalah Lika-Liku yang terjal. Tanpa Lika-Liku, kehidupan terasa hambar. Benar? ... "Jadi?" tanya Kevin membuat dahi Aurel berkerut. "Jadi?" tanya balik Aurel yang membuat Kevin terkekeh, "Jadi, lo mau gak jadi pacar gw?" tanya Kevin. Jantung Aurel berdetak bagai habis lari maraton. Bagaimana ini, apa ia langsung menerima atau jual mahal dikit? Terima kali ya, nanti di kira sombong. Aurel tersenyum dan mengangguk, dan itu membuat senyuman Kevin semakin lebar. "Tankyu, pacar." ucap Kevin masih dengan senyumannya. ... "Takdir jahat gak sih, Kak?" tanya Aurel. Arka tersenyum dan mengangguk. "Iya. Jahat banget bahkan. Tapi di balik jahatnya takdir, itu ada hikmahnya buat kita." "Ya itu.. Kita dapat sabar menerima cobaan atau ketentuan Tuhan." lanjut Arka. Aurel kembali menitikan air matanya. Arka menarik Aurel kedalam dekapannya dan ikut menitikan air mata. "Jangan nangis.. Dia gak mau liat kamu nangis." Bukannya berhenti, justru Aurel semakin menangis deras. ººº Follow dulu akunnya, lalu simpan perpustakaan ceritanya. Agar enak ketika aku publish, kalian langsung baca:")
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
One Week Love 1 (completed)  cover
Bunda taehyung~~KOOKTAE cover
Argithan √ cover
CENGKRAMAN DIRGA'S cover
Rara [ Proses Penerbitan ] cover
ARTEMIS cover
MY LOVE STORY cover
VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ] cover
BASKARA cover

One Week Love 1 (completed)

5 partes Concluida

"Aku menunggunya, untuk melihatku..." Meski lincah, aku terkenal ceroboh. Aku tertawa sambil mundur, sebelum menyadari kalau aku menabrak. Kaget, aku malah tergelincir. Jadi aku menarik orang yang dibelakangku. Dia jatuh dan aku berhasil tetap berdiri. Hampir saja. Berniat kabur, dia menangkap tanganku. Tak menoleh, aku menarik tanganku. Tapi dia lebih kuat dan aku ikut terjatuh disebelahnya. Momentum membuat muka kami bertabrakan dan aku mencium pipinya. Sama-sama kaget. Kami menjauh. Dia salah satu teman dari cowok gendut tadi. Reflek, aku langsung menangkap rambutku yang berkeliaran untuk menutupi muka. Mendapati dia yang melotot sambil memegang sebelah pipinya yang bisa kulihat punya jejak lipstick-ku. "lo siapa?" dia menarik tanganku. Aku tak bergeming. Aku melihat kesampingnya dan berteriak, "selamat pagi pak dekan." Dia menoleh dan aku meloncat kabur.