Story cover for Dekka by AnindyaErsa
Dekka
  • WpView
    Reads 1,091
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 1,091
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Nov 17, 2017
Belum tentu semua yang kita inginkan bakal terjadi dan belum tentu juga semua yang terjadi itu yang kita inginkan. Kita hanya perlu menjalankan semua sesuai buku takdir kita masing-masing . Kehadiranmu tak terduga karena suatu hal yang tak disengaja

                                 -Dekka-
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

"Dek kenalin nih pacar gue"

"Hai gue Camella Gisaka. Panggil aja Mella"

"Oh jadi ini yang sering abang ceritain ke gue"

"Y"

"Lo pacar abang gue? Kok mau sih?. Oh iya kenalin gue Dekka."

"Lo itu sebagai adik yang baik harusnya ucapin selamat atau apa gitu, malah ngeledek untung gue sabar"

"Yaudah yaudah. SELAMAT YA ABANG DIKO KU TERCINTA SEMOGA LANGGENG TUH SAMA PACARNYA" 

"Gk usah teriak juga kali. Suara lo lebihì keras dari pada TOA masjid"

Mella hanya tertawa geli melihat mereka berdua
All Rights Reserved
Sign up to add Dekka to your library and receive updates
or
#25adikkelas
Content Guidelines
You may also like
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
39 parts Ongoing
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Eskamel by amldhie_
63 parts Complete
[SEBAGIAN PART DI PRIVATE, FOLLOW AGAR BISA MEMBACA LEBIH LANJUT] /CERITA INI BANYAK MENGANDUNG KATA DAN ADEGAN KASAR JUGA SEDIKIT BUMBU-BUMBU KEBUCINAN!!! 📌JANGAN SAMAKAN CERITA INI DENGAN CERITA LAIN KALAU BELUM MEMBACA KESELURUHANNYA 📌CERITA INI SAYA BUAT PYUR DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI BAHKAN SUDAH SAYA REVISI BERULANG KALI. JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT, ATAU PERISTIWA! ITU SEMUA HANYA KETIDAK SENGAJA 'AN 📌 TOLONG HARGAI KARYA ORANG LAIN DENGAN TIDAK PLAGIAT!!! DOSA!!! ---🥳--- "Saya memang Mel, tapi saya bukan kekasih kak Eska," gadis itu menatap tak percaya "Lo mau balas dendam dengan balik nggak ngakuin gue? Makasih, sekarang gue tau gimana rasa sakitnya," ucap cowok itu lirih "nggak papa kalau lo masih lupa! Tapi kita nikah ya! Selain biar lo akuin, pasti juga akan diakui agama dan negara," lanjutnya menatap gadisnya penuh binar. ---🧊--- Satu hal paling berharga didalam hidup Areska Gempata Audwine si Dewa Sempurna SMA Merpati Gemilang adalah gadisnya Meldy Adriane Ailse. Hubungan satu tahun yang mereka rahasikan membuat Mel sangat tersiksa, sifat Areska didepannya dan didepan orang lain sangatlah berbeda. Kasar, posesif, dan bermulut pedas itulah Areska yang sesungguhnya. Hingga satu insiden yang membuat Areska mau tak mau harus melakukan hal yang tak pernah terbayangkan, Berjuang untuk cinta! Areska tak perduli meski jati dirinya harus terkuak karena hal itu, yang Areska mau hanya Mel. Hingga pernikahan menjadi jalan untuk Areska melakukan rencananya. Semua semakin rumit saat luka dimasalah lalu seakan membuat kepribadian keduanya tertukar, kini Mel lah yang akan membalas perlakuan Areska Suaminya. --- Start : 12 Juli 2021 End :
You may also like
Slide 1 of 10
ADIKARA ELUSIF cover
Letha cover
ZiAron [END] cover
Different [END] cover
Eskamel cover
AMISTAD✅ cover
It's True Love With Ketos cover
Friendship -Completed- cover
JUST FRIEND? [REVISI] cover
Arsyilazka cover

ADIKARA ELUSIF

39 parts Ongoing

Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25