Story cover for Regret  by ShellaArdilla
Regret
  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 210
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Nov 18, 2017
"Gue gak suka sama orang kaya lu , gak usah deket - deket gue , karena gue muak lihat lu .!! " ucap Alex sambil menunjuk jari nya kemuka cwe tersebut 

" gue gak tau kenapa lu benci bngt sama gue , gue salah apa ? Ok gue akan pergi , maaf klo gw selalu gangguin lu , " jawab Alena   sambil menunduk dan menahan nangis 

"Bagus lah, " ucap Alex Senyum miring , 


Apa Kah Alena tetap pergi apa dia akan berusaha untuk mencairkan hati alex   ? Dari pada penasaran langsung aja baca. :) 


Pertama kali nulis , jadi klo bahasanya baku atau pun itu , maklumin ya guys
----------------------------------------------------------
"kadang gak semuanya hal yang kita ingin harus jadi milik kita , jangan memaksa sesuatu yang gak akan mungkin terjadi " - Alena Wanda Amira


"tuhan punya rencana dibalik semua ini , so jangan putus asa , kejarlah  selagi mampu " - Alexandre Geoldan
All Rights Reserved
Sign up to add Regret to your library and receive updates
or
#384complicated
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
SOLITUDES cover
RadenRatih cover
Denyut Waktu (TAMAT) cover
All My Fault✔ cover
REGATHAN [END] cover
Gone(✔)🔚 cover
Difficult : Ketika Sulit Untuk Mengerti Artinya Mencintai [Completed] cover
FIZYA cover
Close Love (HIATUS) cover

SOLITUDES

72 parts Complete

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!