PHOBIA X PSYCHOPATH

PHOBIA X PSYCHOPATH

  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 30, 2017
[EDITING] 1. Apa yang paling kau takutkan di dunia ini? "Tidak ada" Tidak mungkin jika kau tidak memilikinya 2. Jika kau memiliki phobia,apa phobia yang paling ingin kau miliki? "Gila!" Itu pasti jawaban kalian.Tidak ada yang ingin memiliki phobia 3. Apa itu psikolog? "Dokter yang menyembuhkan pasien gangguan jiwa mungkin,entahlah" 4. Dan jika kau penderita phobia,yang mengharuskan dirimu untuk tetap tinggal di Rumah Rehabilitasi yang kau tak paham asal usul tempat itu.Apa yang akan kau lakukan? "Kabur dari tempat itu" TERAKHIR 5. Dan bagaimana reaksimu ketika dalam perjalanan kaburmu kau dipertemukan oleh seorang Psychopath? Tidak ada yang tidak mungkin di dunia yang kejam ini.Bersetting tahun 2040. Mengandung unsur 17+ Jadi mohon untuk dihargai. Don't CoPas,right? Buat karyamu sendiri,saya yakin kalian punya potensi.
All Rights Reserved
#330
louis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello Stranger
  • LITTLE GIRL
  • Self Injury's(complete)✔
  • Rintik Hujan
  • HIDDEN || Mental Game
  • Mini CreepyPasta
  • Evanescent

"Seperti apa rumahmu?" Beberapa orang akan menjawab dengan jawaban seperti, "sebuah bangunan yang memiliki pintu, jendela, atap, dan menjadi tempat untuk tinggal dan beristirahat." Tapi bagi Sean, rumahnya adalah seorang wanita yang memiliki tinggi 157 cm dan bekerja menjadi perancang busana. Setiap berada di dekat wanita itu ia merasa seperti sedang berada di rumahnya. Dan Sean adalah rumah bagi seorang gadis pecinta es jeruk yang berambut hitam dengan poni berwarna kuning di pinggir wajahnya. Bukan karena gadis itu sudah mengenal Sean dalam waktu yang lama, tapi karena Sean mampu membuat gadis itu merasakan bagaimana hangatnya berada di rumah. Pada akhirnya pertanyaan "seperti apa rumahmu?" berubah menjadi, "siapa rumahmu?" Maka dari itu, temukan rumahmu. Jika tidak bisa menemukan rumahmu, jadilah rumah untuk dirimu sendiri. tw // harshword , violence , mental illness , accident , suicidal thought - Status: complete Start: 8 September 2021 End: 22 November 2021

More details
WpActionLinkContent Guidelines