My Boy Friend

My Boy Friend

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 16, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini hanya sekadar cerita yang tidak bermakna. Hanya alur yang harus membawa pikirin kita sepanjang cerita. ILY VANESSA NATASSA "Hanya cinta yang membawaku sampai ke hatimu. Dan itu bagaikan aliran sungai yang terus berlalu, mengalir dan tidak akan tergenang ditempat yang sama. Begitulah cintaku padamu, semakin hari semakin jernih." "Tapi sayang ! aku pecinta dalam diam, dan kau yang memperjuangkannya dengan penuh perjuangan. Apa daya ku?" DIAN HAFARA " Ternyata memperjuangkan seseorang itu harus penuh kesabaran... dan aku tidak tau apa yang dipikirkan orang banyak tentangku dan kamu!... CINTYA MAZILA WILLONA" " Dan aku hanya menunggu kebahagiaan itu datang tepat waktu. Tanpa ada pihak ketiga yang sudah pasti memang ada" cover by: windykartinii penulis :windykartinii ditulis: Medan, 10 Des 2017 Cerita ini asli dari imajinasi sang penulis. Barang siapa yang menemukan karya yang sama, itu bukan karya aslinya. Dan harap pemberi tahukan ke pihak penulis. Onig: windykartini715
All Rights Reserved
#48
ketiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Weird Couple [END]
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • Diano Dan Aila
  • The Last Month [END]
  • Haleara
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • Stagnation (Completed)
  • Perjuangan Yang Tak Dihargai(TAMAT)
  • Cowok cuek dan Cewek jutek (SELESAI) [PROSES REVISI]
  • Moodboster (PROSES PENERBITAN)

Awalnya semua masih berjalan begitu baik. Semua masih sesuai apa yang diekspektasikan oleh Fifi maupun Dion. Harapan mereka tentang hubungan yang akan bertahan selamanya pun semakin besar. Impian mereka untuk selalu bersama pun masih terus diangankan. Hingga sebuah kebenaran terbongkar, kebenaran yang sebegitu tertutup rapatpun mencuat kepermukaan. Ekspektasi, harapan, mimpi, juga angan pun pada akhirnya melebur tanpa pernah menjadi kenyataan. Belum lagi, bola salju yang tidak pernah diharapkan datang. Orang ketiga, kejadian diluar harapan terus berdatangan. Janji-janji yang pernah dilontarkan pun pada akhirnya dilupakan. Happy ending atau sad ending hanya takdir menentukan. Sedang mereka hanya berperan sebagai dua insan yang merencanakan. **** Mari perbanyak amal dengan menghargai tulisan para penulis, juga voment untuk sekedar memberi semangat. Author sadar, dari segi penulisan masih banyak kekurangan. Kritik, saran, dan dukungan diharapkan. 🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines