Angka Sembilan

Angka Sembilan

  • WpView
    Membaca 1,911
  • WpVote
    Vote 269
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Agt 17, 2018
WpInfo
Fiksi Penggemar
NCT
-HIATUS- Bukan, ini bukan kelas yang seharusnya. Disini, dikelas yang semua orang berpikir bahwa kelas ini selalu yang diutamakan, dianggap yang terbaik, kelas yang membuat orang tua mengharapkan anaknya selalu masuk kelas ini. Karena sebelum berharap kita seharus nya tau bahwa kenyataan tak seindah harapan. Dan nyata nya, kelas ini nggak sesuai dengan apa yang yang sering dipikirkan. Kelas yang terdiri dari 34 orang-orang abstrak, laknat, idiot, gila, rusuh pendiem dan semacamnya, ada dikelas ini. Banyak yang dapat diambil. Dikelas yang selalu rusuh ini, selalu tercipta hal-hal tak terduga. Cerita suka dan duka, pahit dan manis, tangis dan tawa selalu mengelilingi kita. Satu yang seharusnya dipahami, bahwa dibalik kekompakan kita, selalu ada teriakan-teriakan emosi yang entah ditujukan untuk siapa diantara 34 orang dikelas. Sekali lagi, ini tentang kami 34 orang absurd dikelas sederhana. a/n difa feat dilla -penulis terlalu banyak berkhayal- ©November 2017, Indonesia #590-Humor #93-SMP #632-Humor #635-Humor
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#264
idiot
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lean On Me (Bersandarlah Padaku )
  • Yang Paling Sulit Bilang Cinta
  • Akhirnya Fall in Love
  • IQ (SELESAI)
  • When Mom Knows Us
  • 36 Manusia Aneh (Completed)
  • FATAMORGANA [COMPLETED]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • Bukan Kelas Unggulan [END]

(18+ Rated for violences and harsh words - Rating 18+ untuk kekerasan dan ucapan kasar) Fendra, seorang montir komunitas motor yang berpengaruh, harus berurusan dengan cewek perfeksionis teman sekolah yang ternyata keponakan dari musuh besar kelompok mereka. "Gue cuma perlu bersabar delapan bulan lagi untuk keluar dari sekolah sialan ini. Kalau gue masuk terus dan ikut ujian, gue pasti lulus. Nggak penting nilainya berapa. Ijasah IPA atau IPS juga nggak ada bedanya buat gue. Ijasah itu keluar dari ruang kepala sekolah atau dari lubang toilet juga nggak ngaruh buat gue. Jadi, plis deh, ... bisa kan, lo nggak ngerecokin dan bikin hidup gue tambah ribet? (Fendra Aditama) "Pertama, Igo bukan om gue. Dia itu setan! Kedua, apa yang terjadi di rumah gue, itu semua bukan urusan lo. Dan ketiga, masalah lo sama Igo atau sama komunitas lo; temen-temen lo, geng lo, itu sama sekali bukan urusan gue. Ngerti nggak!... Jadi mau kalian keroyokan, bunuh-bunuhan, atau minggat ke neraka sekalipun, fucking Shit! Gue nggak peduli! Jadi minggat sono lo ke laut! " (Karima Basofyan) Mereka selalu saling menghindari, tetapi sesuatu selalu menarik mereka ke arah satu sama lain kembali.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan