Misery

Misery

  • WpView
    Reads 132
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jul 8, 2018
Burung burung beterbangan kesana dan kemari, angin yang terhembus dengan kencang, dan awan yang mulai berwarna abu abu menandakan akan turun hujan. Gadis berambut panjang berwarna coklat berjalan gontai tanpa tentu arah, ia terus melangkahkan kakinya kemanapun ia ingin melangkah, matanya sudah buram seperti tertutupi oleh kabut, telinganya bagaikan tertutup batu tak dapat mendengar, tubuhnya terasa lemas, ia merasa tak ada lagi orang yang perhatian padanya, tak ada lagi orang yang mengerti perasaannya, tak ada lagi orang yang peduli padannya. Apa yang terjadi? Ini adalah potret kehidupan dia Kalau penasaran baca yuk!jangan lupa masukan kedaftar bacaan kalian!???? #sedikit dewasa #jangan sampai salah lapak #ada kata kata kotor #no hujat
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love Is Painful
  • Step Brother [#1 FHS]
  • The Redemption [TERBIT]
  • {Bukan} Sahabat Jadi Cinta
  • AFFAIR (Completed)
  • You are my destiny
  • Fake Love ✔
  • 3. Moonlight (END)
  • Still The Same
  • please stop it!! [Ending]

Aku mencintaimu dan kamu mencintainya. Sejak saat itu dan sampai detik ini, hal itu tak pernah berubah. Disaat aku memberikan perhatian penuh padamu, kamu menolak. Bahkan tak kamu hargai. Seakan lupa atas janji yang terucap di mulutmu. Mencari celah di hatimu, tetapi semua sudah tertutup rapat. Setitik jalan pun tak bisa kumasuki. Karena di dalamnya sudah terisi penuh oleh permata indah di sudut kota ini. Aku memang bodoh. Aku tak bisa membedakan antara cinta dan pelarian. Aku menunggu fajar untuk meminta kejelasan. Tetapi, mentari tak kunjung menampakkan sinarnya. Karena kamu yang tiba-tiba menghilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines