Story cover for Pakilla by DilaApril
Pakilla
  • WpView
    Reads 171,182
  • WpVote
    Votes 8,606
  • WpPart
    Parts 63
  • WpView
    Reads 171,182
  • WpVote
    Votes 8,606
  • WpPart
    Parts 63
Complete, First published Nov 20, 2017
Cover by @cupusquad

COMPLETED

Killa Aurela Audia adalah gadis cantik dan pintar. Tapi ia sangat benci dengan keramaian, ia juga jarang keluar dari kelasnya. Hal itu membuat Killa jarang dikenal oleh anak-anak SMA Gading. 



Panji Bramasta adalah cowok tampan dan menjadi salah satu most wanted di SMA Mulia. Hobinya adalah berantem. Ia juga sering terlibat dalam tawuran, apalagi kalau dengan anak-anak SMA Gading.




*****

"Semua wanita itu sama, mereka memiliki topeng dan memainkannya dengan sangat indah. Makanya, kita sebagai pria tak pernah tau apa yang dimaksud wanita itu dan yang kami tau, tiba-tiba wanita itu pergi tanpa memberi isyarat terlebih dahulu." Ucap Panji.

"Semua pria itu sama. Mereka selalu main tangan saat emosi telah memuncak. Meskipun yang dikenai itu adalah orang yang menurutnya paling dia cintai." Ucap Killa sinis.


**stay tune**

Hehe;);)


Warning!
Buat temen-temen aku jangan baper sama nama castnya ya. Itu cuma fiksi aku aja kok.
 
#681 Teenfiction
#562 Teenfiction
#426 Teenfiction

IDE CERITA MURNI DARI IMAJINASI AUTHOR. JADI JANGAN PLAGIAT YAK :)
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Pakilla to your library and receive updates
or
#19newlove
Content Guidelines
You may also like
All Out of Love by novaadhita
10 parts Complete
Young-adult | TAMAT 🐳 [I need you, because I love you] Barrabas Mahesa. Lelaki itu kerap disapa dengan sebutan Barra. Ia berkarisma, lebih dari sekadar tampan, dan hidup dengan baik di tengah keluarganya yang harmonis. Namun, sikap Barra di luar dugaan. Ia begitu pelik. Bagi Barra, kehilangan Ashilla Ainina Gardiawan sudah cukup membuat dunianya berhenti berputar. Itu sebabnya, Barra tidak ingin lagi mencintai lawan jenisnya. Namun, nafsu tetaplah nafsu yang seakan selalu ingin dipuaskan. Atta sebagai papa Barra tentu tidak terima dengan perlakuan anak laki-lakinya yang setiap harinya selalu bergonta-ganti pasangan. Maka dari itu, Atta menjodohkan Barra dengan Killa. Akilla Ainina Gardiawan hanyalah satu dari sekian banyak perempuan yang Barra temui. Namun, justru hanya Killa yang terbayang dalam pikirannya. Apalagi, sentuhan lembut dari Killa yang membuat Barra tidak bisa melupakan perempuan itu barang sedetik pun. Meskipun, Killa adalah perempuan yang paling Barra benci di dunia ini. Entah mengapa Barra masih sering memerhatikan Killa secara diam-diam. Bagi Killa, Barra adalah malaikat tidak bersayap yang menjelma sebagai sosok manusia. Sebab, Barra-lah yang membuatnya masih tetap hidup di dunia ini. Dan Killa adalah penyebab kehidupan Barra menjadi gelap gulita. Di saat dendam bercampur amarah yang kian memekatkan itu kembali hadir di antara keduanya, bisakah semua itu musnah karena adanya cinta yang mulai tumbuh? "If you leave me, then I will never let you go." -Barrabas Mahesa- "Jika bisa... jika aku mampu... jika aku sanggup... aku akan pergi meninggalkanmu." -Akilla Ainina Gardiawan- Semua karena cinta. Sesuai dengan judulnya, ya. Mau baca? Silakan. Terimakasih :| "Kita sama-sama terus, ya, kayak sepatu. Meskipun, nantinya kita nggak bisa selalu bersama aku ingin kita tetap seirama. Tetap berada di jalur yang sama." -Barrabas Mahesa
You may also like
Slide 1 of 10
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
My Beloved Enemy cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】 cover
KEARA (Keanu & Aura)✓ cover
UNIverse✔ cover
ESCOGER : Memilih [COMPLETED]✔️ cover
Possessive Badboy [END] cover
Filantropi [SELESAI] cover
All Out of Love cover

Diary Ayra: Cerita Cinta SMA

54 parts Complete

Memang benar, masa SMA itu masa yang paling indah. Masa dimana kita mulai mengenal apa arti cinta sesungguhnya. Ayra selalu menanamkan pada pikirannya, bahwa ia tidak boleh terlalu berharap bahwa percintaannya di masa SMA akan sangat bahagia. Layaknya seperti cerita di film roman picisan dan dari cerita novel-novel koleksi miliknya yang selalu ia baca. Namun apalah daya jika ia bertemu dengan seorang cowok yang sangat mencapai standar pasangan idealnya. Pupus sudah semua yang sudah ia tanamkan pada dirinya selama ini. Dia, Heksa Albara Davendra. Satu-satunya cowok yang berhasil menerbos pintu masuk hatinya tanpa sengaja. "Ay, lo jangan gila deh. Ga baik suka sama pacar orang anjir!" sentak Nesa pada sahabat gilanya itu. Ayra memutar bola mata malas. Kalimat ini, mungkin sudah 1000 kali ia dengar dari Nesa. "Gue engga bisa! Siapa suruh hati ini letoy dan mudah baper gitu aja!" "Dia apain lo emangnya?" "Kemarin dia gangguin gue," balas Ayra senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tempo hari. Nesa melotot tak percaya. "Cuma karna itu?" "Iya." "Gila!" Ayra terlalu larut dalam bahagianya. Sampai ia melupakan satu fakta, bahwa Heksa sudah mempunyai seseorang yang sudah menetap dalam hatinya. Nadya Wahyuni. Heksa mencintai Nadya. Bukan Ayra. Heksa seperti itu, hanya karna menghargai Ayra sebagai seorang sahabat & teman kecilnya. Tidak lebih. Garis bawahi itu.