Ayesha√
  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 19, 2019
"kenapa kamu datang?haruskah aku bertahan? " "karena takdir tuhan. Terimakasih" "untuk? " "hari hari dimusim semi yang terus bersilih ganti. Biarkan aku bercerita kepadamu" "tentang apa?" "bagaimana bulan enggan meninggalkan semi. Tetapi autumn disana telah menanti " "aku mencintai semi, jangan pergi" "tetapi semi harus rela pergi meninggalkan bulan" "aku tak begitu suka dengan ceritamu, biarkan aku memelukmu" "bulan tak bisa memeluk semi lagi. Cukup sekali atau yang kedua hanya halusinasi" Aye n Zior- ©alisyarmdhn-
All Rights Reserved
#18
istanbul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECRET LOVE
  • RAACA 'the power of takdir Allah '
  • Aisyah
  • Azzam [Republish]
  • Till I Meet You
  • ZuNaya
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • THE CLIMB [Completed]

[Cerita ini sedang di tangguhkan] - - "Ustadz, cinta itu bukan sekadar kata rencana dan takdir-Nya bukanlah bencana" Ucap lirih Azzahra kepada sosok laki-laki yang gak jauh berdiri dibelakangnya. Dengan tatapan sendunya, ia mencoba mempertahankan gadis didepannya. Ia tau dengan jelas kesalahannya dan berharap dapat memutar balik kembali kenyataan yang menjadi suratan takdir-Nya. "Saya mengakui saya salah, saya berharap masih ada kesempatan untuk saya memperbaiki salah saya, ra maafkan saya" Azzahra menghirup udara perlahan "InsyaaAllah saya sudah memaafkan ingkarmu. "Jadi ra.." kalimat Azzam terputus oleh Azzahra "Meski demikian mohon maafkan saya tidak bisa memberi apa yang Ustadz Azzam harapkan, tolong hormati keputusan saya." Ucapnya dan berlalu masuk ruangan kembali. Azzam terdiam menatap punggung gadis yang teramat ia cintai berlalu begitu saja, ia merutuki kesalahannya dan tergiur oleh nafsu dunia. Kini semua telah berakhir, ia yang bersalah atas hancurnya ikatan yang telah direncanakan lama.

More details
WpActionLinkContent Guidelines