Deretan Aksara

Deretan Aksara

  • WpView
    Reads 920
  • WpVote
    Votes 125
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 16, 2019
Tuan, Apa kau tahu? Semua deretan aksara ini tentangmu.. Juga tentangku.. Tentang si gadis bodoh yang telah lancang menyelipkan namamu di dalam hatinya. Tentang rasaku yang tidak pernah sampai padamu. Tentang gadis yang berharap suatu saat kau mengerti tentang isi hatinya tanpa ia beritahu. Tuan, Semoga kau membaca deretan aksara yang ku tuliskan untukmu.
All Rights Reserved
#299
dan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Aksara Tak Bertuan
  • DEORE [FIN]
  • TOUCHED (End)
  • Tentang Kamu [Completed]
  • Narasi patah hati
  • SASHI
  • SENJA UNTUK SAGARA
  • Rangkaian Aksara
  • Yang Pernah Patah

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines