DAVILLA

DAVILLA

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 26, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Aku mau minta maaf." ujar senja "Untuk apa?" ucap davino "Semua kesalahan senja, dav." "Kesalahan yang mana" davino bingung "aku minta maaf karna aku mencintai mu. Karna aku menyayangimu. Karna aku selalu memaksakan diri agar selalu berada di sisi mu. Karna aku memperhatikan mu. Karna keberadaanku yang selalu mengganggumu. Karna berusaha menjadi orang yang kau sayangi. Karna segala sesuatu yg ada di diri mu membuatku mencintaimu. Aku minta maaf karna memperjuangkan mu yang jelas-jelas tidak pernah melihat ku. Aku minta maaf karna selalu mengusik hidupmu. Sekarang aku melepasmu dan tolong maafkan aku atas segala kesalahan yang ku buat. Aku sudah terlalu banyak mengabaikan ucapan adven. Sekarang kamu bisa pergi yang jauh tanpa aku yang akan mengikutimu dav." ucapku tanpa berani memandang wajah davin "kenapa kamu harus menjauh senja? Kenapa kamu menjauh saat perasaan ini menghampiriku. Kenapa kamu harus pergi dari sisi ku saat aku mulai tergantung dengan keberadaan kamu di sisi ku. Kenapa senja? Kenapa sekarang kamu menyerah. Kenapa saat aku nyaman dengan kamu kamu memutuskan untuk berhenti. "Kenapa sekarang kamu benar-benar mirip senja yang indah namun hanya sekejap." ucap dav dengan lirih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • With You 나는 행복하다
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • the other side
  • Dua Jejak (novel teaser)
  • ALONE
  • After My Prayed
  • Bianglala
  • On The Love-Line

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines