Anders

Anders

  • WpView
    مقروء 538
  • WpVote
    صوت 84
  • WpPart
    فصول 14
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: سبت, ديسـ ٢٣, ٢٠١٧
Kamu tahu apa yang paling membuatku bersyukur atas rasa yang kupendam padamu? Jika tak tahu, biarlah kuberi tahu... Bahwasannya pada awal aku tak suka kopi, semenjak rasa ini hadir aku berbalik menjadi suka kopi. Kenapa? Karena memendam rasa padamu sama saja memakan bubuk kopi saja. Sangat pahit. Tapi aku berhasil menembus tembok pahit itu dan menemui manis dibaliknya. Kamu membuatku mampu melihat segala sesuatu dari sisi terburuknya... Kamu tahu apa yang membuatku menyesali hadirnya rasa ini untukmu? Aku yakin kamu juga tak tahu... Biar ku jelaskan secara hati hati... Lewat kisah ini... Teruntuk Kamu yang kutuju
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Ar.
  • Ilusi
  • You're Still in My Heart [On Hold]
  • Teruntuk Pesawat Kertasku [✓]
  • Dua Cinta (Our Promise)
  • ALFA [selesai]
  • I Hate Rain
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • FRIENDzone (Completed)
Ar.

Percakapan biasa itu menyadarkanku bahwa, untuk jatuh kau harus siap terluka. "Menurut lo, cewek sama cowok itu bisa temenan?" "Bisalah. Kenapa? Kok lo nanya gitu?" "Banyak orang bilang itu mustahil, karena salah satu atau bahkan keduanya bisa aja saling menyimpan perasaan." "Ah nggak juga." Dia menatapku dan tersenyum. "Buktinya gue sama lo, kita temenan tanpa rasa kayak gitu kan?" Jantungku mencelus. Hatiku tergelitik. Bukan, bukan karena ini lucu. Tapi menyakitkan. Mengetahui bahwa memang benar, hanya aku yang jatuh cinta sendirian. -------------------- Ar. Copyright © 2018 by make-awish

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى