RARA
  • WpView
    Reads 1,472
  • WpVote
    Votes 89
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupan memang tidak selalu menyajikan kebahagian. Ada kalanya kehidupan juga menghadirkan sebuah kesedihan, luka, dan derita. Hujan badai tidak selamanya menerpa, sesegera mungkin pelangi yang ada diatas awan akan menggantikan perannya, walaupun hanya sementara. Namun setelah itu, cahaya mentari akan kembali menyinari dunia. Ini adalah kisah kehidupan seorang gadis kecil yang kehilangan kebahagiaannya, keluarganya, dan teman-temannya. Akankah dia bisa bertahan hidup di dunia yang kejam ini?
All Rights Reserved
#351
rara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • The Knife Smelled Like A Flower
  • Farbe und Leinwand
  • OUR PROMISE
  • Sahabatku Istri Muda Papaku (Completed)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Bad to Beautiful (First Love)✔

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines