Suara Mimpi

Suara Mimpi

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Wed, Dec 6, 2017
Ketika perputaran bertemu titik henti yang sesungguhnya, kita tak pernah tahu mereka akan berhenti atau tetap memikirkan ego masing-masing. Kita juga tak pernah tahu, apa mereka mau berhenti sejenak lalu menyelesaikannya. Kita tak akan pernah tahu apabila ego itu tak dihilangkan. Mereka memilih ego untuk berlindung dari perasaan yang berkecamuk dalam diri. Mencintai dan ingin dicintai itu wajar. Tapi tentang cara mengungkapkan yang terlalu sulit. Ketika satu orang ingin mengungkapkan dan lain lagi melupakan, apa ego dalam diri akan tetap ada? Atau tersadar ketika tahu yang mereka lakukan adalah salah? Kita tak pernah tahu jika kita memang tak pernah mau tahu. Jika ingin tahu bacalah cerita ini, mereka akan menjawabnya. Jika tak ingin, pergilah. Selesaikan apa yang kau kerjakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • FRIENDzone (Completed)
  • DEVIAN [END]
  • him (END)
  • SEWINDU
  • Menyimpan Rasa
  • Abu-abu [TAHAP REVISI]
  • Secret Love (Tamat)

Mau baca silakan, tidak juga tak mengapa. Karena tulisan ini saya dedikasikan untuk diri sendiri, menggambarkan hidup sekitar saya, jadi orang lain tak perlu tahu apa yang saya rasa, apalagi teman saya. Semoga mereka tidak membaca ini. °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° Di saat tidak ada titik temu dalam sebuah permasalahan, banyak orang yang memilih untuk menyerah. Ketika tangan tak mampu lagi menutup telinga. Menyerah seringkali menjadi jalan terakhir. Rasa sepi, sakit, dan tangis seringkali menjadi teman setia. Kepercayaan pun menjadi sesuatu yang tak lagi berharga. Padahal masih banyak alasan untuk tetap bertahan. Masih banyak alasan untuk kita melawan segala ketakutan dan kepedihan itu. Merangkul barangkali suatu jalan berharga yang dapat mencegah dari keputusasaan. Bukan hanya dengan teman setia, namun suatu tulisan atau bacaan kerap kali menjadi teman untuk tetap bertahan. Jika teman tak lagi menemani, biarkan cerita ini menjadi teman di kala gelap menyergap. -Seharusnya Kita Tidak Menyerah- Pernah mendengar podcast? Nah, mungkin ini versi tulisnya. Anggaplah aku sedang menjalani versi lisannya. Semoga sampai pada hati kalian. started-26 Desember 2019.

More details
WpActionLinkContent Guidelines