Cerita dari Pulau Dores

Cerita dari Pulau Dores

  • WpView
    Membaca 37
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Nov 23, 2017
Tak ada lembaga pernikahan di Pulau Dores. Lelaki dan perempuan hidup berpasang-pasangan tanpa mempedulikan sebuah ikatan pernikahan. Apalagi perayaan atas pernikahan. Sebab-sebagaimana yang kudengar cerita dari orangtuaku, dan orangtuaku dengar dari orangtuanya, dan orangtuanya dengar dari orangtuanya lagi, begitu seterusnya-pernikahan dan perayaan atas pernikahan bukanlah hal yang penting dari sebuah hubungan dua ihsan manusia. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga janji setia terhadap pasangan kita. Dan itu sudah menjadi laku dari setiap pasangan di Pulau Dores. Demikian, lelaki dan perempuan di Pulau Dores adalah jenis manusia yang menjunjung tinggi hidup-berpasang-pasangan; sebuah kesetiaan dengan pilihan yang telah ditentukan. Oleh karena itu, di Pulau Dores, tak dikenal istilah 'Poligami' atau 'Andrigami'. Setiap pasangan di Pulau Dores hidup rukun dan damai.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kawan Itu Suami ku
  • Tolong Ceraikan Aku, Mas
  • Indahnya Dimadu? | SELESAI |
  • Cinta Di Atas Cinta 2
  • Luka Pernikahan (END)
  • Istri Untuk Ndoro
  • Angga Suamiku {COMPLETED}
  • DANDELION (Aku bukan Orang Ketiga)
  • Business Class (Musim 1)

Pernikahan itu... Ibarat kapal yang berada di tengah lautan Kemana angin akan membawa nya berlayar dan kemana angin akan membawa nya berlabuh.... Pernikahan itu suci Bukan sekedar ikatan Dan bukan sekedar status Kesucian nya mengikat dua insan manusia dalam bahtera rumah tangga... Dini lestari ningsih

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan