Berawal dari Mimpi

Berawal dari Mimpi

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 23, 2017
Seseorang pasti ingin memiliki harapan,cita-cita,dan keinginan yang luar biasa. Akan tetapi, dibalik semua itu harus ada perjuangan yang sangat ekstra untuk mencapai itu semua. Begitu pun dengan kita yang masih akrab dengan bangku sekolahan yang masih minta uang jajan ke orang tua,apakah kita hanya berdiam diri saja melihat keadaan yang penuh dengan kegemerlapan di zaman era globalisasi ini. Untuk itu kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh untuk membahagiakan orang tua dengan cara yang berbeda-beda dengan fungsi serta tujuan yang sama. Itu semua harus "Berawal dari Mimpi" karena dengan mimpi kita dapat membayangkan sesuatu yang menakjubkan dan luar biasa.
All Rights Reserved
#260
mystory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Mutualism Symbiosis
  • between love and edelweiss [CHIKZEE] {END}~
  • NOESIS [END]
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )

[FOLLOW SEBELUM BACA] CERITA ORIGINAL HANYA ADA DI AKUN : moonskyther, selain itu berarti PLAGIAT. BLURB : Kehidupan selalu memiliki misterinya sendiri, dengan rasa sakit atau dengan rasa bahagia ia menciptakan segelintir karakter manusia. Beberapa manusia mungkin dapat berdamai dengan hidupnya, dengan masa lalunya yang kelam, melanjutkan aktivitas hidup seperti biasa. Namun, itu tidak berlaku untuk manusia yang hidupnya telah tragis bahkan sejak ia masih kecil. Rasanya, hidup bagai badai yang selalu mencekamnya. Ia masih hidup, namun jiwanya telah lama mati. Ia masih berenang, namun jauh di dalam dasar sana ia telah lama tenggelam. Manusia tidak pernah sembuh perihal luka dan trauma. Mereka selamat dari kecelakaan, namun telah sepenuhnya cacat seumur hidup. Tapi sekali lagi, dunia terlalu jahat untuk manusia menjadi lemah. Dunia terlalu jahat untuk manusia yang tidak sedikitpun mempunyai alasan untuk tertawa ditengah telah berdarah-darah hidupnya. Alasan-alasan kecil untuk tetap bertahan hidup, bagai sebuah pondasi untuk pertahanan diri. Semua orang memiliki alasan bertahan hidup yang berbeda, untuk sekedar selalu menikmati segelas es kopi di pagi hari, atau untuk sekedar dapat berkunjung ke tempat yang ingin dinikmati. Hal itu yang selalu terlintas dalam benak seorang Aryan, dengan mimpinya yang selalu ingin melihat indahnya hamparan air danau Como. "Setidaknya sekali dalam hidup, aku ingin membawa diriku, aku ingin memuja mataku untuk melihat keindahan danau Como, itu inginku setidaknya sebelum aku melebur menjadi tanah." - Aryan Bagaskara Adhiwijaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines