Story cover for Rindu by deeonlys
Rindu
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 23, 2017
Kumenangis di tengah heningnya malam. Hanya ditemani detikan jam yang bisa saja kuhentikan lalu kuputar kembali waktu agar aku bisa membenahi diri. Aku ingin lebih bisa mengerti dan memahami betapa pentingnya menghargai seseorang yang sempat hadir mengisi hari-hariku
Namun aku sadar, aku bisa menjadikan jam itu berhenti, namun tidak dengan waktu yang terus bergulir dengan tega meninggalkanku begitu saja, Tanpa ia sadar bahwa diri ini ingin ia berada lebih lama.

Ayah..
Ibu..
Aku rindu
All Rights Reserved
Sign up to add Rindu to your library and receive updates
or
#87experience
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 6
Misunderstand cover
Backstreet  cover
THE LAST HEART UNDER RAIN cover
Meninggalkan Tanpa Pamit cover
BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End) cover
Mencintaimu Dalam Diam     (On Going) cover

Misunderstand

11 parts Complete

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini