Vanila

Vanila

  • WpView
    Membaca 31,765
  • WpVote
    Vote 994
  • WpPart
    Bab 48
WpMetadataReadLengkap Sab, Jun 16, 2018
WpInfo
Non-fiksi
Vanila (Completed) Part lengkap Nama gadis itu adalah Vanila Yudiana harus menjalani kehidupannya dengan sangat berat. Dia dititipkan oleh Tante dan sepupunya sendiri. Vanila memusuhi kakak sepupunya sendiri, karena ia iri kepada kakak sepupunya itu. Tapi malam itu semuanya telah berubah. Vanila harus bertahan dengan kakak sepupunya yang telah hilang ingatan. Melupakan semua yang telah terjadi padanya. Vanila selalu berharap ada keajaiban yang mengubah hidupnya. Bukan keajaiban yang datang melainkan banyak masalah. Tapi dia percaya suatu saat semua kesempatan akan datang. Mungkin kamu anggap pilihan Vanila itu salah. Tapi dia menghadapi dilema yang sangat berat. Pergi ataupun bertahan.
(CC) Atrib. NonKomersial
#58
ingatan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • H I D D E N
  • Milan [Completed]
  • Antara Nada dan Lensa
  • SetaLyna
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Lana [Tamat]
  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Antara Cinta Dan Takdir Semesta
  • Sun! -orine

Bertahun-tahun tahun lalu, Nadin dan Aksa adalah teman sepermainan. Tinggal bersebelahan membuat mereka akrab satu sama lain. Aksa sering sekali mengajak Nadin bermain sepulang sekolah. Hingga pada suatu sore, mereka bermain petak umpet dan Aksa tidak sengaja meninggalkan Nadin sendirian. Nadin yang masih berusia empat tahun hanya bisa meringkuk di balik semak-semak yang gelap dan banyak serangga. Ia takut, tapi ia masih setia menunggu dan mengharapkan Aksa menemukannya. Namun waktu berlalu, langit semakin temaram, dan Aksa belum juga menemukannya. Nadin kecil menangis, ia takut sendirian, ia takut kegelapan, tangannya juga sakit karena digigit laba-laba, namun ia enggan bersuara, sampai ia pingsan karena kedinginan, Aksa tidak juga menemukannya. Tahun-tahun berlalu, mereka bertemu kembali sebagai dua orang yang tidak saling kenal, namun masih menyimpan memori itu dalam pikiran masing-masing.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan