Pregnant Still Virgin

Pregnant Still Virgin

  • WpView
    Reads 114,277
  • WpVote
    Votes 2,369
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Hamil tapi masih Virgin alias Perawan ting-ting? Bagaimana bisa? Itulah suatu peristiwa langka yang tengah di alami oleh seorang gadis bernama Shiena. Umurnya masih 21 tahun dan statusnya masih seorang mahasiswi tetapi, Shiena sudah harus menanggung makhluk di perutnya. Penyebab dirinya bisa hamil pun merupakan tanda tanya besar bagi Shiena. Sesadar-sadarnya Shiena, dia tidak pernah melewati batasan yang diberikan oleh orang tuanya. Pacar pun, Shiena tidak punya. Jadi kenapa Shiena bisa hamil dan apa penyebabnya? Yuk kita sama-sama cari tahu...
All Rights Reserved
#212
pregnant
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Are Destiny (NEW)
  • Destination Wedding
  • Setelah Menikah
  • FAULT - 21+ (TAMAT)
  • REGATHAN [END]
  • Icy Molly & I
  • Unpredictable Wedding
  • Alinka's Story! [Completo]
  • ✔ Pregnant with handsome school boy Bai Yueguang
  • After One Night (TAMAT)

🪻DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🪻 🪻WAD (WE ARE DESTINY)🪻 🪻UPDATE SETIAP SABTU & MINGGU🪻 🪻WAJIB VOTE + KOMEN🪻 Menemukan dan merawat bayi yang entah siapa orang tuanya bukan lah hal mudah bagi Shylena, gadis yang baru saja berusia 20 Tahun, di mana tengah sibuk-sibuknya membagi waktu part time dan juga jadwal kuliahnya hingga tidak memiliki waktu untuk quality time sepertinya kebanyakan temannya. "Arghh! kenapa jadi gini sih? ngerawat lo aja udah ribet buat gue, masa mau di tambah anak lagi!" keluh Shylena sambil mengusap air matanya dan menatap bayi berusia sekitar 7 Bulan yang tengah tersenyum kepadanya. "Ini semua gara-gara cowok brengsek itu! harusnya dari awal gue nggak usah berurusan sama dia, terus sekarang gue harus gimana?" gumam Shylena dengan putus asa mengusap perutnya yang masih datar. Tinggal mandiri di kota yang cukup jauh dari keluarganya, bekerja untuk tambahan uang saku, di tambah merawat 1 bayi saja sudah cukup membuatnya baby blues apalagi kedepannya jika anak di kandungannya itu lahir. Membayangkannya saja Shylena sudah tidak sanggup, apalagi harus mengalaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines