harapan itu..

harapan itu..

  • WpView
    Reads 579
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 26, 2017
"Ya tuhaaan.. Belum sembuh lukaku kemarin, belum kering mataku dari semalam, kini aku tengah menangis lagi..? Aku rasa hatiku sudah bukan rapuh lagi..tapi telah hancur..!" Arin tak kuasa lagi menahan apa yang tengah di rasakannya, air matanya seakan tak ingin lebih lama terbendung di sana, mereka memaksa untuk keluar dan mengaliri pipi Arini. Tak ada yang bisa ia lakukan selain membiarkan angin sore yang mendung itu menerpa dan mengeringkan wajahnya yang basah oleh air mata.. Setelah satu harapan yang ia pertahankan selama dua tahun itu hancur, Arini mulai menumbuhkan harapan baru yang pada akhirnya membuat ia tak ingin berharap lagi.. Happy reading.. 😊😊
All Rights Reserved
#709
harapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Story Of You
  • DEAR ANNA (LENGKAP)
  • DRABIA [END]
  • Kekasih Terhebat [COMPLETED]
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Aspettare
  • Betrayal Of Love (SlowUp)
  • About feelings   (selesai)
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan
  • Ada cinta dibalik hujan turun

[SELESAI] Semua orang mempunyai masa lalu. Semua orang mempunyai luka. Semua orang pernah merasakan sakit hati. Aku? Aku hanya segelintir dari mereka yang merasakan apa itu rasa sakit. Aku memiliki masa lalu yang tidak baik. Aku pernah disia-siakan oleh seseorang. Aku pernah diberi harapan palsu oleh seseorang dimasa lalu. Mereka meninggalkanku pas sayang-sayangnya. Waktu berlalu, aku mulai merelakan mereka. Mereka yang memberi luka terdalam. Aku melanjutkan hidupku seperti biasa, tetapi hidup tidak pernah berhenti. Seiring waktu, aku mencintai Alan. Alan adalah laki-laki yang dicintai sahabatku--Manda. Aku berusaha mengikhlaskan Alan, meskipun hati merintih kesakitan. Hidupku semakin rumit ketika si Psikopat menerorku dengan teka-teki yang sulit dipecahkan. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Hidupku hancur dan aku diambang batas. Rasanya, aku ingin mati saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines