Selepas Temaram

Selepas Temaram

  • WpView
    Reads 1,523
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 11, 2020
"Setiap langkah yang kau lalui, adalah awal untuk memulai lembar baru bersama orang yang berbeda" -Sarah S Teruntuk Kamu.. Malaikat tanpa sayap yang berhasil membuat hidupku hampir sempurna dan berhasil merusak kesempurnaan itu:) Terimakasih untuk rasa dan semua kenangan pada masanya, kini aku telah menemukannya, dia yang datang tanpa mau cepat cepat pergi. Aku berhasil melupakanmu, dan secepatnya akan kupastikan rasa ini tak ada lagi untukmu, melainkan untuk dia, orang yang aku cintai mulai saat ini. Buku ini sudah terbit di www.guepedia.com atau bisa dibeli lewat dm via wattpad / dm instagram @sssrmnr_
All Rights Reserved
#82
tentangrasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Lelaki di Tahun 2011 [DONE✔️]
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Pro
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • CLARA
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Aksara Tak Bertuan

Highest rank #1 poetry (21/03/2025) #1 poem (12/04/2025) #1 nonfiction (23/05/2025) #1 quote (15/02/2025) #1 syair (15/02/2025) #1 words (08/02/2025) #1 puisiindonesia (02/02/2025) #1 sastraindonesia (21/02/2025) #1 berpuisi (05/05/2025) #1 perih (15/03/2025) #1 antologi (15/02/2025) #1 wattpadpoetry (02/02/2025) #1 pencintasastra (02/02/2025) #2 diksi (15/05/2025) #6 favorit (23/05/2025) #9 aksara (08/02/2025) #12 nonfiksi (19/06/2025) #13 puisi (18/08/2025) #22 rasa (12/04/2025) #60 indonesiamembaca (10/03/2025) Manusia dan searsip perasaan tidak pernah ada selesainya. Rasanya aku ingin meraung, lelah terdistraksi oleh rumitnya pemikiran orang lain. "Belajarlah tumbuh dari luka," katamu berusaha membunuh resahku. Dalam sesak diriku menjawab, "dan semoga luka itu juga mau menerima aku." Aku tau seberapa sulitnya menjadi manusia, atau seberapa banyak sakit yang harus kamu tahan hanya karena tidak punya tempat berkeluh-kesah. Untuk tubuh-tubuh yang remuk oleh luka, sajak-sajak ini lahir untuk membimbingmu merengkuh seluruh perasaan. *** Seri Satu dari antologi puisi FOUR ©2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines