MASA LALU
  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadTerminé mar., mai 5, 2020
"Tetes demi tetes air mata luka membasahi lebamnya jiwa. Tengah rapuh diterjang keegoisan, menertawakan kenyataan di tengah kepalsuan " -Aisyahna Ini sekedar kumpulan curhatan hati. Maaf kalo masih banyak yang berantakan. Butuh Voment nya ya Saya lebih suka dikritik, biar tambah maju. Gak cuma di zona nyaman.
Tous Droits Réservés
#250
jiwa
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • KAIFA HALUKI??
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • My Poems!
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • KONSEKUENSI HATI
  • Desahan Lupus
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri

Highest rank #1 berpuisi (11/06/2022) #1 pecintasastra (10/06/2020) #1 wattpadpoetry (07/06/2020) #1 puisiindonesia (08/06/2022) #3 sajak (08/06/2022) #4 poetry (11/06/2022) #4 sastraindonesia (09/10/2020) #5 syair (08/06/2022) #6 favorit (10/06/2020) #6 asa (14/10/2020) #6 quote (11/06/2022) #6 nonfiction (11/06/2022) #35 puisi (20/11/2020) #80 nonfiksi (11/06/2022) #341 indonesiamembaca (07/10/2024) "Kenapa?" Aku hanya menggeleng. Seketika burung-burung yang terbang, awan yang terseret angin, serta dedaunan yang jatuh seakan berhenti. Kamu tersenyum, "kita." "Kita." Mungkin aku hanya berharap kata itu tidak sekadar menjadi harapan, tapi menjadi kenyataan. Masih. Kisah kita belum berakhir. *** Sekumpulan puisi dan sastra yang lagi-lagi membahas kisah romansa nan klasik. Biarlah kisah kita menjadi ceritanya tersendiri. Sebab dalam romansa kita menemukan rasa. Dan dalam rasa, kita menemukan asa-asa yang mencari peraduannya. Seri Dua dari antologi puisi Rasa dalam Asa ©2020

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu