Story cover for Dear Nami by Rodatull_
Dear Nami
  • WpView
    LETTURE 116
  • WpVote
    Voti 19
  • WpPart
    Parti 3
  • WpView
    LETTURE 116
  • WpVote
    Voti 19
  • WpPart
    Parti 3
In corso, pubblicata il nov 26, 2017
[SLOW UPDATE]

-Namita Aruna-

Dan sekarang aku bingung. Bagaimana ini, haruskah aku membuka pintu untuk seseorang yang ingin bermain biola bersama? Meski aku tak tahu siapa dia.

Atau haruskah aku keluar dari jendela dan ikut menari bersama si berandal itu dan memegang janjinya yang akan menghilangkan kesedihanku? Meski aku takut kedinginan.

Atau haruskah aku tetap tinggal di sini? Sendiri. Tanpamu. Dan akan terus menangis setiap mengingat kenanganku bersamamu.

Aku bingung, benar-benar bingung. Aku ingin terlepas dari kesedihan ini. Tapi aku juga takut jika kisah ini terulang lagi.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Dear Nami alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#88memori
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Don't Talk About Money di catheryn99
55 parti Completa
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
HEY!! MR. COOL?! [END] di Likijoos
51 parti Completa
"Ck, itu muka lama lama gue cakar juga nih?!" "Astaghfirullah" "YA ELU BAYANGIN AJA BANG?! KITA BERJAM JAM KEJEBAK MACET?!?!" "Emm, emangnya gue ada salah sama dia? Ko dia ngeliat gue gitu banget sih" "Hahaha, sekarang gue tau. Alasan apa supaya gue bisa matiin ini perasaan" 🌟🌟🌟🌟🌟🌟 🌟🌟🌟🌟🌟🌟 "Nih bocah kenapa?" "Ya elah, kagetan amet jadi orang" "Segitu bahagianya, padahal baru ngeliat gedungnya" "Gak..Tau.." "Kenapa baru kali ini gue ngerasa nyesel ya.." 🌹🌹🌹🌹🌹🌹 🌹🌹🌹🌹🌹🌹 Tentang seorang senior yg terkenal dingin dan seorang junior yg memiliki sifat kelewatan random. Sebenarnya, ia hanya dingin terhadap orang luar. Nyata ia cukup heboh juga. Berawal dari sang senior yg membantu tugas yg tidak di mengerti juniornya. Sampai suatu hari mereka berdua menghabiskan waktu bersama. Seiring waktu yg mereka habiskan bersama. Mereka berdua tidak menyadari perasaan yg perlahan tumbuh di hati ke duanya. Saat perasaan itu mulai tumbuh, ada seseorang yg meminta bantuan sang senior untuk mendekatkan dirinya ke junior kesayangannya. Dari berawal ia menolak, sampai suatu tawaran yg begitu menggiurkan untuknya. Mampu kah senior ini membunuh perasaannya atau malah sebaliknya? Lalu, bagaimana sang junior? Mampu kah ia membongkar perubahan sifat sang seniornya. Yg sebelumnya cukup hangat ke dirinya, dan sekarang seniornya itu menjadi dingin ke dirinya. ❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣❣ 🌟TAMAT🌟 Seperti yg sudah sudah me peringatkan. Didalam sana ada tingkah atau tindakan atau perkataan yg tidak patut di contoh. Mereka hadir untuk mendukung suasana didalam cerita ini. Jadi, jangan di contoh ya. sssooo.. SEKIAN DAN TERIMA VOTE & COMMENT♡(> ਊ <)♡ Salam hangat dari hungel🍁🍁
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
First Time cover
Complete (END)  cover
Aku Ingin Bercerita  cover
Don't Talk About Money cover
Rain Drops ( On Going ) cover
Hug me! (my lady) cover
My bias my boyfriend || ♡ ( Selesai)  cover
REMEMBER WHEN cover
HEY!! MR. COOL?! [END] cover

First Time

45 parti Completa

(End) cerita ini sudah selesai.. 😁 Bae joo hyeon di buat kesal di hari penyambutan murid baru di sekolah nya yaitu sma Sevit. "GOD.. kenapa mesti aku yang harus mengawasi mereka?" Ujarnya kesal, karena ternyata joo hyeon sangat benci dengan yang namanya IDOL. Joo hyeon juga sangat kesal terjebak di sekolah yang penuh dengan para idol untungnya hanya tinggal 1 tahun lagi dia harus bertahan. Tetapi setelah namja yang bernama kim taehyung datang dan menginjakan kaki di sma sevit, satu tahun bae joohyeon yang ia harap kan menjadi tahun tenangnya di sekolah ini menjadi seperti di neraka karena ulah manusia bulan yang bernama kim taehyung yang juga salah satu anggota dari BTS "Joo hyeon-ah jadilah kekasih ku" -Kim Taehyung- "Ya bisakah kau memanggilku noona aku lebih tua dari mu dan aku tidak suka namja yang lebih muda untuk menjadi kekasih ku" -Bae Joohyeon- "Bae joohyeon, apa kau tidak bisa melupakan ku jadi kau berkencan dengan dia yang mereka bilang mirip dengan ku?" -Byun Baekhyun-