My Love Perfection

My Love Perfection

  • WpView
    Reads 643
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 30, 2017
Adara fredella agatha cewek mungil berparas bidadari,berkulit putih, berambut panjang. Namun Adara selalu bertemu dengan orang yang salah. Ada saja hal yang membuatnya tersakiti dan menangis. Dan takdir mempertemukannya dengan seorang badboy yang mungkin akan merubah hidupnya. ~Entah menjadi kebahagiaan atau kesedihan~ "Semoga kau menjadi seseorang yang akan mengakhiri semua penderitaanku" -Adara Fredella Agatha-
All Rights Reserved
#69
happines
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • KANTHA [Nikah Muda]
  • Just For You [END]
  • BestLuck
  • ME&YOU(ZESKAEL)
  • (Not) Secret Admirer |✔|
  • Look At Here (Slow Update)
  • ADARA [END]
  • Fake Smile [End]
  • Alice & Adrian

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines