Gray
  • WpView
    Reads 1,428
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 28, 2020
Jika kau sudah tau semuanya akan seperti ini, mengapa tetap kau lanjutkan ? Melambungkan hatiku setinggi-tingginya, kemudian kau hempaskan secara kasar. - Fazhira Alsha Aku akan menjagamu, walau bukan dengan ikatan yang kuat. Tapi sebisa mungkin aku akan selalu ada disampingmu. Maaf karna membuatmu bosan. Jika kita memang ditakdirkan, aku janji akan menyembuhkan luka di hatimu. Dan membawa pelangi indah itu untuk mu. -Galang Adwi Nugroho
All Rights Reserved
#103
gray
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]
  • " To Love ,To Lose "
  • Soal Rasa 2
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Bunga Abadi
  • RAFKA [REVISI]
  • Fated To Marry You(Tamat)
  • CRY FOR ME
  • Cinta dalam do'a
  • If Only.. (Seandainya..) I LingOrm

Prolog - The Memory Between Us [Kenangan Antara Kita] Mereka bilang, waktu akan menyembuhkannya. Tapi dua tahun telah berlalu, dan Ling masih menatap keluar dari jendela kaca penthouse-nya, jemari menggenggam cangkir kopi dingin yang tak pernah ia habiskan. CEO. Pewaris. Tunangan dari seorang hantu. Dunianya runtuh sekali... Lalu kembali hancur saat ia dipaksa menikah dengan seseorang yang bahkan bukan miliknya sejak awal. Janji itu bukan untuknya. Pakaian itu juga bukan miliknya. Tapi nama di akta pernikahan? Ling Ling Kwong. Dan mempelai di sisinya? Orm. Tunangan adiknya. Itu seharusnya sementara. Sebuah kontrak. Hanya satu tahun untuk menjaga nama baik keluarga-lalu pergi. Tapi tak ada yang memberitahunya bahwa cinta tak tunduk pada kontrak. Dan tak ada yang memperingatkannya betapa kejamnya kenangan. Karena saat Ling akhirnya membuka hatinya lagi... Orm melupakan segalanya. Melupakan tawa mereka. Pertengkaran mereka. Janji mereka. Melupakan dirinya. Dan kini, Ling tak yakin masih punya kekuatan untuk kehilangan Orm sekali lagi. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.

More details
WpActionLinkContent Guidelines