Story cover for Ghost Ngosan by epic_16
Ghost Ngosan
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 26, 2017
Ghost-ngosan? Maksudnya hantu yang ngos-ngosan? 
Yep, bener banget... hantu yang kecapean, nggak punya tenaga, nggak punya semangat! Tapi... apa mungkin semua itu bisa dirasakan oleh mahkluk bernama 'Hantu' yang sampai saat ini masih dipertanyakan kebenaran keberadaannya, yang konon hanya orang-orang tertentu saja yang dapat melihat dan merasakan kehadirannya. 

Lima remaja cowok yang masih duduk dibangku SMU melakukan ritual memanggil jaelangkung dengan alat seadanya; karton putih dengan alphabet yang sudah tersusun dan sebuah jangka, mantra populer di beberapa film-film horor jadi jembatan untuk memanggilnya, lokasinya pun bukan dikuburan, hutan terlarang, sumur tua atau tempat angker lainnya, tapi kebun sekolah yang dulunya pernah dijadikan lahan apotik hidup yang ukurannya hanya setengah lapangan basket. Tapi mujarab... ternyata ada hantu yang lewat-mendengar panggilannya langsung bergabung, bahkan ikut melakukan ritual yang belum selesai, anehnya... tidak satupun yang menyadari keberadaannya, begitupun sang hantu, karena wujudnya sahabat mereka sendiri


so... read n enjoys the story next
All Rights Reserved
Sign up to add Ghost Ngosan to your library and receive updates
or
#25kidsjamannow
Content Guidelines
You may also like
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) by Chillbanana313
9 parts Complete
(BASED ON TRUE EVENT) **** Ini adalah kisahku saat mengikuti perkemahan PMR Regional provinsi. Dimana lokasi yang ditempati merupakan tempat pembantaian terbesar PKI dimasanya. Kisah kelam korban di masa lalu membentuk entitas kengerian ditempat itu. Sosok-sosok yang masih tak terima saat dibantai karena ketidakadilan memenuhi lokasi area bekas Belanda tersebut. Disini mereka menanti. "Kebun Djengkol". **** BRAKKK... Tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya. Spontan aku yang kaget langsung berlari menjauhi. Ketika melewati tembok jalan keluar bilik kamar mandi, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Cuk!!!" Awalnya pemuda itu sempat marah, namun ekspresinya berubah saat melihat wajahku yang sudah pucat pasi. Aku pun bengong sepersekian detik. Bukan, bukan karena terpesona melihat wajah orang tampan layaknya adegan film-film romantis remaja. Namun aku berusaha menenangkan diri dari sisa ketakutan. Pemuda itu menatapku dengan ekspresi yang susah dimengerti. "Kamu nggak apa-apa?" tanyanya kemudian. "Nggak apa-apa. Maaf nggak sengaja nabrak". "Kenapa? Habis liat hantu ya?" "Ah ituu ..." "Kuntilanak ma setan bocahnya masih ngeliatin kamu tuh." Ucapnya santai. Dadaku kembali berdegup kencang sambil mengumpat lirih. Kini aku ganti memandangnya lekat. Dan pemuda itu membalas reaksiku dengan menyipitkan mata. "Apa?" Tanyanya kemudian. "Kamu bisa liat kan 'mereka' kan?" "Liat apa?" Aku sedikit melangkah mendekatkan diri sembari berbisik "Demit" Pemuda itu sempat terbahak. Lalu tiba-tiba menjulurkan sebelah tangannya. "Aku Aji." ****
Is Died  by Yoga_H
12 parts Complete
Kaki berlumuran darah menjuntai ke bawah. Aku tahu persis, kalau kaki itu tepat menginjak wajahku. Kudongakkan kepala, dan kuratapi seorang wanita tengah terseringai bengis. Tuhan, rambut wanita itu tersangkut di kipas angin. Genangan merah kental membanjiri lantai. Bau amis darah terasa sangat menyiksa indra penciumanku. Bulu romaku berdiri tak karuan. Yang bisa kulakukan hanyalah, berlindung di balik selimut. Tapi apa yang terjadi, seseorang baru saja memasuki selimut yang sama dengaku. Aku yakin kalau orang itu berpostur tubuh sangat kecil. Hal itu bisa kurasakan dari kepalanya yang hanya sampai menyentuh bokongku. Saat itu posisiku lagi berbaring menghadap kanan. Terdapat sosok hantu pria yang bersemayam di toilet perempuan. Ah entahlah, hantu pria itu lebih cocok disebut hantu mesum. Si Hantu Mesum memiliki gigi ompong dan tonggos, serta badannya yang kerdil seperti anak SD kelas 6. Kurasa dia mati karena di-bully. Fiuh ... kasus kematian yang persis seperti film horror. Seorang gadis menyapaku dengan ramah. Dia berkulit pucat dengan noda darah di leher. Luka sayat di lehernya membuat gadis itu kesulitan berbicara. Hantu yang cantik menurutku, dia memiliki bola mata berwarna biru, dan rambut panjang bergelombang. Sayang jika harus mengatakan kalau dia sudah mati. Satu di antara hantu-hantu itu berhasil ke alam baka karena bantuanku. Tapi tidak dengan hantu yang ini. Aku tidak mau mengantarnya ke alam baka, aku benci kalau dia bertemu Tuhan.
Hantu Naci Piuu! [END] by Cacamarica_zzhh7
65 parts Complete
Kecil, putih, terbang melesat? Apalagi, kalau bukan Naci (nasi kecil) seorang hantu yang tinggal di pohon pete bersama keluarganya. Dia mati, sudah 5 tahun berlalu, tetapi dia kembali ke hadapannya. Hanya untuk memanfatkannya, tidak masalah dia senang. Namun, ketakutan dalam kenyataan tentang perasaan tidak ingin ditinggal kembali, itu selalu mengganggunya menjadi obsesi gelap. "Cepat atau lambat aku akan pergi kembali Mas. Jadi, ayo kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia kali ini, dengan sisa yang ada, sebelum semuanya kembali lenyap dari pandangan." Pria itu membantah dengan tegas. "Jalani saja sekarang ini, aku mau egois untuk satu hal itu, apalagi yang bersangkut pautkan dengan dirimu. Tidak ada hal yang harus dibantah, kata kamu mari kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia, 'kan? Jadi, ayo kita ukir dengan aku sebagai porosnya." Sudut bibirnya terangkat, perlahan turun. Iris cokelat itu menatap dalam gadisnya. "Tidak ada perpisahan yang sakit mulai sekarang. Jadi, ayo ikuti kemauanku seolah-olah kamu hidup kembali." Sungguh gila! Kenyataan apalagi yang harus wanita itu terima, seharusnya bukan seperti ini. Menerima obsesi gelap dari pemuda yang pernah singgah di hatinya. Kemalangan datang di saat semua orang mangkir dari tanggung jawab. Ini tentang pria yang balik ke kampung halaman, membuka luka lama yang selama ini ia pendam dan memilih pergi ke kota. Dengan kembalinya dia ke desa apakah yang akan dia dapatkan? Kemalangan bertemu hantu jail atau kesenangan. Karena ada rahasia yang terkuak secara perlahan. Suara ciri khas Naci adalah PIU. "Piu, Piu, Piu." Bahasa yang hanya dimengerti bangsa jin. ⚠️PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! DILARANG MENYALIN DALAM BENTUK APA PUN! HARGAIN JERIH PAYAH ORANG LAIN, KALAU KAMU ORANG~ #8 Humor 3/5/24 #1 Arwah 14/5/24 #1 Hantu 16/5/24 #2 Fiksi umum 21/8/24 #3 Romansa 20/5/25 #5 Fantasi 20/5/25 #3 darkromance 20/5/25
You may also like
Slide 1 of 10
Sad Ghost ✓ cover
Setelah Koma cover
SAVE YOURSELF : Terrible School (NC 18+) *TAMAT* cover
Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT) cover
Is Died  cover
i Cant See Ghost (END) REVISI cover
RUMAH SINGGAH ✔️ cover
Indigo Dadakan cover
JINGGA 5 ( I can see you dying) TAMAT BAB 1-30 END✔️ cover
Hantu Naci Piuu! [END] cover

Sad Ghost ✓

21 parts Complete

Ini adalah cerita horor comedy. Walaupun sering kali setiap chapternya membuat kalian tertawa, tapi alurnya jelas dan membuat kalian semakin penasaran. [ Deskripsi ] SMA samudra, merupakan sekolah nomer satu yang paling terkeren untuk daerah jakarta timur. tentu saja sampul tidak setara dengan isinya, sekolah tersebut memiliki banyak keanehan. dari mulai toilet yang tiba-tiba kotor, sampai-sampai kelas yang setiap pagi berantakan padahal sering kali di bersihkan. Agnes Elvara, Gadis ini mempunyai mata batin yang terbuka sejak lahir. awal pertama kali menjadi murid SMA samudra, Ia sering kali di gentayangi makhluk-makhluk tak kasat mata setiap kali hendak tertidur. Agnes memang sudah terbiasa dengan hal itu, tetapi bukan berarti ia tidak akan terkejut melihat wajah-wajah menyeramkan dari banyaknya arwah yang sering kali ia temui, meskipun begitu Agnes pemilih, Ia hanya membantu arwah penasaran yang baik hati saja. Sad Ghost merupakan arwah-arwah yang masih penasaran, dan beberapa kali mendatangi Agnes untuk meminta pertolongan. Sad Ghost terbentuk karna kematian ke-empat hantu secara berurutan dengan orang yang sama, dan di kubur secara tidak layak di tempat yang sama. ____ 🏆Rank: #5 in Indigo (18/01/21) #5 in Indrakeenam (18/01/21) #4 in Serem (20/02/21)