Ghost Ngosan

Ghost Ngosan

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, nov 29, 2017
Ghost-ngosan? Maksudnya hantu yang ngos-ngosan? Yep, bener banget... hantu yang kecapean, nggak punya tenaga, nggak punya semangat! Tapi... apa mungkin semua itu bisa dirasakan oleh mahkluk bernama 'Hantu' yang sampai saat ini masih dipertanyakan kebenaran keberadaannya, yang konon hanya orang-orang tertentu saja yang dapat melihat dan merasakan kehadirannya. Lima remaja cowok yang masih duduk dibangku SMU melakukan ritual memanggil jaelangkung dengan alat seadanya; karton putih dengan alphabet yang sudah tersusun dan sebuah jangka, mantra populer di beberapa film-film horor jadi jembatan untuk memanggilnya, lokasinya pun bukan dikuburan, hutan terlarang, sumur tua atau tempat angker lainnya, tapi kebun sekolah yang dulunya pernah dijadikan lahan apotik hidup yang ukurannya hanya setengah lapangan basket. Tapi mujarab... ternyata ada hantu yang lewat-mendengar panggilannya langsung bergabung, bahkan ikut melakukan ritual yang belum selesai, anehnya... tidak satupun yang menyadari keberadaannya, begitupun sang hantu, karena wujudnya sahabat mereka sendiri so... read n enjoys the story next
Todos los derechos reservados
#9
komedihoror
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)
  • Setelah Koma
  • Is Died
  • Indigo Dadakan
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • VIRION [END]
  • Sad Ghost ✓
  • No Soul : Beyond The Gate
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • loh kok?? (DALAM MASA HIBERNASI)

(BASED ON TRUE EVENT) **** Ini adalah kisahku saat mengikuti perkemahan PMR Regional provinsi. Dimana lokasi yang ditempati merupakan tempat pembantaian terbesar PKI dimasanya. Kisah kelam korban di masa lalu membentuk entitas kengerian ditempat itu. Sosok-sosok yang masih tak terima saat dibantai karena ketidakadilan memenuhi lokasi area bekas Belanda tersebut. Disini mereka menanti. "Kebun Djengkol". **** BRAKKK... Tiba-tiba pintu itu menutup dengan sendirinya. Spontan aku yang kaget langsung berlari menjauhi. Ketika melewati tembok jalan keluar bilik kamar mandi, aku tak sengaja menabrak seseorang. "Cuk!!!" Awalnya pemuda itu sempat marah, namun ekspresinya berubah saat melihat wajahku yang sudah pucat pasi. Aku pun bengong sepersekian detik. Bukan, bukan karena terpesona melihat wajah orang tampan layaknya adegan film-film romantis remaja. Namun aku berusaha menenangkan diri dari sisa ketakutan. Pemuda itu menatapku dengan ekspresi yang susah dimengerti. "Kamu nggak apa-apa?" tanyanya kemudian. "Nggak apa-apa. Maaf nggak sengaja nabrak". "Kenapa? Habis liat hantu ya?" "Ah ituu ..." "Kuntilanak ma setan bocahnya masih ngeliatin kamu tuh." Ucapnya santai. Dadaku kembali berdegup kencang sambil mengumpat lirih. Kini aku ganti memandangnya lekat. Dan pemuda itu membalas reaksiku dengan menyipitkan mata. "Apa?" Tanyanya kemudian. "Kamu bisa liat kan 'mereka' kan?" "Liat apa?" Aku sedikit melangkah mendekatkan diri sembari berbisik "Demit" Pemuda itu sempat terbahak. Lalu tiba-tiba menjulurkan sebelah tangannya. "Aku Aji." ****

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido