Story cover for Aretha by Silviaanvt
Aretha
  • WpView
    Reads 802
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 802
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Nov 26, 2017
Ketika aku mulai merasa bahagia saat bersamamu tapi saat itu juga kau memberikan luka melebihi luka yang pernah aku rasakan.
Rasa ini ... layaknya luka yang tersiram air cuka. Perih dan begitu menyakitkan.

Mengapa perasaan serumit ini?
Saat aku merasa bahwa aku sudah mulai mencintaimu tapi mengapa kau malah menghancurkannya?
Mengapa kau bersikap seolah kau juga mencintaiku jika ternyata masih ada perasaan seseorang yang harus kau jaga. Bukankah itu hanya akan menyakiti banyak hati?
Ah, bahkan saat aku tersakiti aku tetap mencintaimu.


Hingga detik ini, mungkin juga hingga beberapa bulan atau beberapa tahun kedepan.

Namun, kau harus ingat bahwa ada saatnya seseorang lelah untuk menunggu, karena hidup tidak untuk selalu menunggu yang tidak pernah datang.
All Rights Reserved
Sign up to add Aretha to your library and receive updates
or
#166farmasi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
Unforgettable [Completed] cover
ATHAYA cover
JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA cover
He is not My Best Friend (End) cover
Ar. cover
Kelas A [End] cover
Is LOVE cover
ASRAR| cover
Buat Aku Lupa cover

PROSA "Proyeksi Rasa" [END]

32 parts Complete

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?