Aretha
  • WpView
    Reads 802
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2020
Ketika aku mulai merasa bahagia saat bersamamu tapi saat itu juga kau memberikan luka melebihi luka yang pernah aku rasakan. Rasa ini ... layaknya luka yang tersiram air cuka. Perih dan begitu menyakitkan. Mengapa perasaan serumit ini? Saat aku merasa bahwa aku sudah mulai mencintaimu tapi mengapa kau malah menghancurkannya? Mengapa kau bersikap seolah kau juga mencintaiku jika ternyata masih ada perasaan seseorang yang harus kau jaga. Bukankah itu hanya akan menyakiti banyak hati? Ah, bahkan saat aku tersakiti aku tetap mencintaimu. Hingga detik ini, mungkin juga hingga beberapa bulan atau beberapa tahun kedepan. Namun, kau harus ingat bahwa ada saatnya seseorang lelah untuk menunggu, karena hidup tidak untuk selalu menunggu yang tidak pernah datang.
All Rights Reserved
#117
farmasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ilusi
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Taken Slowly
  • He is not My Best Friend (End)
  • Buat Aku Lupa
  • Tentang Kita
  • Kelas A [End]
  • JUNGKIR BALIK DUNIA ANDARA
  • Tentang Rasa [TAMAT]
Ilusi

Terimakasih untuk sebuah kisah masa lalu yang pahit. Kamu harus tau... Aku sayang sama kamu, banget. Bahkan sebelum sahabat aku mencintai kamu, aku sudah mencintai kamu... Aku pilih kamu, karena aku percaya, kamu bisa jagain aku, nyatanya aku salah. Kamu hanya sebuah ilusi yang aku ciptain, semakin aku menginginkannya berada di kehidupanku, maka, kamu akan semakin menghilang, kamu akan semakin pudar, kamu akan semakin menjauh dan kamu akan semakin tiada... Aku sudah kehilangan sahabatku. Dan karena sebuah cinta semuanya hancur, semuanya telah terbakar menjadi abu yang beterbangan. Sahabat, cinta, harapan, kasih sayang, semua hancur! karena keegoisanku, karena kebodohanku dan karena kamu... Aku benci kamu. Dan, satu hal yang perlu kamu tau... Aku sudah berhenti mencintaimu... Aku mohon dengan sangat, jangan ganggu kehidupanku, lagi. Aku sudah melupakanmu....

More details
WpActionLinkContent Guidelines