Private Sugar

Private Sugar

  • WpView
    Reads 6,304
  • WpVote
    Votes 475
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Dec 2, 2017
Sebelumnya, Gaara bukanlah orang yang akan mau merepotkan diri dengan urusan orang lain. Namun, suatu ketika dia berjumpa dengan seorang gadis keras kepala. Gadis yang sedang melukai dirinya sendiri dari balik sebuah kata 'berlatih'. Sebelumnya, Gaara tak pernah menyukai rasa manis. Namun, jika kemanisan itu berasal dari Hinata. Dari bibir lembutnya, dari wajah ayunya, dari sikap menggemaskannya. Sampai kapanpun Gaara akan dengan senang hati merasakan rasa manis ini seumur hidupnya. . . Cerita canon impian pertamaku akhirnya terwujud. Yeay. Enjoy ^^ Written for Sweetest December Event
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny
  • Glimpse Of Us
  • ANIMAL'S?! (Complete!)
  • SILENT TEARS
  • 愛と憎しみ Ai to nikushimi
  • MELTING
  • FORGIVE ME
  • Konoha high School(hinata Hyuuga) SELESAI ✔
  • Guardian (END)
Destiny

Isekai Bagi Hikari hanya sebuah genre komik yang sering dia baca, tapi apa jadinya jika dirinya sendiri malah terjebak dan mengalami kejadian persis seperti komik dan novel bacaannya. ------------ Jarak di antara mereka hampir hilang. Hinata bisa merasakan napas hangat Shikamaru di atas kulitnya, begitu dekat hingga setiap helaan napasnya mengirimkan sensasi yang menjalar di sepanjang punggungnya. Tangannya masih bertumpu di pinggangnya, menggiringnya dalam gerakan yang seakan hanya mereka berdua yang tahu ritmenya. Lalu, tanpa peringatan, Shikamaru menundukkan kepala sedikit, mendekat ke sisi lehernya, tepat di bawah telinganya. "Hinata..." ------- Tangan Sasuke yang tadi masuk saku sekarang bertumpu di pagar balkon, tepat di sampingnya. Dia tidak menyentuhnya, tapi kehadirannya terasa begitu nyata. Hinata bisa mencium aroma jasnya yang masih menyimpan sisa dingin udara malam. "Dan saat aku seperti ini, kau juga tidak tahu?" Sasuke bertanya lagi, nada suaranya rendah dan dalam. Jari Hinata sedikit mencengkeram gaunnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines