It Will Rain

It Will Rain

  • WpView
    Membaca 36
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Des 18, 2017
WpInfo
Fiksi Penggemar
Fadilla Arnesya si gadis freak yang punya beribu cara agar orang yang dia sanyangi bisa tersenyum. Ia selalu menomor satukan ke bahagiaan orang lain dibanding kebahagiaannya sendiri. Karna dia punya prinsip "their happy iam smile" Namun sayang,kebaikannya itu dibilang aneh oleh cowok kaku kering yang bernama Rio. Rio Marantika cowok dingin dengan sorot mata yang mematikan,cowok yang susah banget untuk disentuh hatinya. Tapi entah mengapa Dilla menyukai kepribadian cowok aneh itu. "Lo bilang karna senja kita bisa bertemu,tapi kenapa sekarang kita juga berpisah dibawah senja Ri?gue benci senja!gue benci!" Ucap Dilla dengan suara parau nya. "Apa lo pernah denger kata-kata bahwa jangan pernah menyukai senja,karna ia datang sebentar membawa keindahan lalu pergi meninggalkan luka.Lalu kenapa lo masih suka sama gue,yang lu anggap seperti senja?" Jelas Rio dengan satu tarikan napas,yang membuat Dilla semakin nangis tersedu-sedu. Salam manis ❤ Faradillah Katerina
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#69
stronggirl
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Frozen Heart [HIATUS]
  • Love Itu SHIT [Revisi Tamat]
  • Hidden love At School
  • Kamu
  • Nial dan Nila
  • Untuk Oreo dan Kamu [OG]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)

❆ 'Karena dingin itu menenangkan' Bukan, bukan istilah untuk dinginnya seorang Anskara. Sikapnya yang cuek, perilakunya yang kasar, dan cara bicaranya yang kadang menyakitkan tentu bukan hal yang menenangkan. Tapi perihal dingin yang mungkin bisa menjadi alasan 'dia' bertahan. Perihal dingin yang dianggap bisa menyembuhkan. ________________ "Kamu itu kaya es batu, beku, dingin, keras, tapi aku suka." • • Ini tentang masalah hati yang tak kunjung terselesaikan. Hati yang terlanjur beku. Sulit untuk seorang Flowerrina menemukan sedikit cinta, untuk balasan dari perjuangannya. "Hatimu yang beku membuatku hampir menyerah." Anskara itu kasar. Anskara itu keras. Anskara itu dingin. Anskara itu luka. Tapi, Flowerrina mencintainya. Bukan tentang cinta yang datang karena terbiasa. Tapi karena luka yang membuatnya menjadi biasa. Bertahun lamanya menoreh luka, cukup bukan untuk membuatnya mati rasa? "Jadi, bolehkah aku memberi kehangatan untuk hatimu yang membeku? Karena hatiku sudah terlatih untuk menjadi sekuat baja dan setegar karang." - Flo, gadis pecandu es batu. ___ {don't copy my story or my quote!} ©milaakharima

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan