Sky World [Fantasy RP][Open]

Sky World [Fantasy RP][Open]

  • WpView
    Reads 832
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 1, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Awal mulanya, manusia beserta makhluk lainnya hidup berdampingan, tanpa adanya perselisihan. Menghargai satu sama lain, menghormati satu sama lain. Indah bukan? Namun lama kelamaan kehidupan yang indah itu menjadi kacau. Ras manusia sudah tak terkendali lagi. Banyak dari mereka yang mulai serakah, tamak, dan egois. Rela merusak hubungan dengan makhluk lainnya. Hal itu adalah suatu pemicu makhluk yang di 'atas' sana membenci ras manusia. Kebencian mereka, menyebabkan makhluk lainnya juga benci kepada ras manusia. Tapi mereka hanya melihat sebagian dari ras manusia bukan? Apakah kau merupakan salah satu dari mereka yang serakah? Bukan? Nah, kalau bukan aku menantang kalian semua! Ubahlah dan perbaikilah hubungan kalian dengan mereka yang di atas sana! Aku akan memberi kalian kelahiran baru untuk itu! Apakah kau menerima tantanganku? tertanda [uΠknow] Sky World [Fantasy RP] this rp book ©-_Mayu Pendaftaran pertama : Close
All Rights Reserved
#25
rpindo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Syal Merah
  • PERCAYA? [END]
  • A Journey To Be Number One Beastmaster
  • Sweet Holiday
  • Kyross | Slip On Depth Parasite [BL]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Rasa di Dunia yang Terlupakan
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • Re-maker Needle 2: Warfare of Orc [RAW COMPLETED]

Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.

More details
WpActionLinkContent Guidelines